| dc.description.abstract | Konsumsi bahan bakar minyak di Indonesia mengalami peningkatan, sedangkan produksi minyak bumi semakin menurun tiap tahunnya, sehingga diperlukan energi alternatif terbarukan seperti biodeisel. Biodiesel dapat driproduksi menggunakan reaksi transesterifikasi dengan katalis heterogen. Penelitian ini menganalisis karakteristik pembakaran biodiesel minyak kedelai yang diproduksi dengan katalis daun pepaya dan tulang hewan menggunakan uji Single Droplet. Sampel yang diuji terdiri dari dua macam, yaitu prosentase katalis 2wt% dan 6wt%. Data pendukung dari peneltian ini menggunakan hasil pengujian GC-MS, Piknometer, dan perhitungan Lower heating Value (LHV). Hasil Selectivy kandungan FAME pada biodiesel menunjukan 2wt% memiliki kandungan sebanyak 45,66% dan 6wt% sebanyak 98%. Sampel 2wt% juga memiliki densitas dan LHV yang lebih tinggi dibanding 6wt%. Hasil uji Single Droplet menunjukan 2wt% mengalami banyak fenomena weak microexplosion yang menyebabkan fluktuasi diameter droplet, dan menurunkan kestabilan pembakaran. Pada fase Burning 2wt% terdapat microexplosion, namun pada 6wt% tidak ditemukan fenomena tersebut. Evaporation Rate dan Flame Lifetime 6wt% lebih singkat dibandingkan 2wt%. Prosentase FAME yang lebih banyak pada 6wt% menyebabkan karakteristik pembakaran yang lebih stabil dibandingkan 2wt%. | en_US |