Pengaruh Co-Firing Tongkol Jagung Pada Batubara Terhadap Efisiensi Boiler
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan efisiensi pembakaran pada boiler akibat penggunaan bahan bakar fosil secara berkelanjutan. Salah satu solusi yang dikaji adalah metode co-firing, yaitu pencampuran batubara bitumen dengan biomassa tongkol jagung. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode langsung (direct method) untuk mengevaluasi efisiensi termal boiler berdasarkan variasi campuran bahan bakar: batubara murni, batubara dengan 35% tongkol jagung, dan batubara dengan 45% tongkol jagung. Hasil pembakaran menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi diperoleh pada batubara murni (93%), sementara campuran 35% dan 45% tongkol jagung menurunkan efisiensi menjadi masing-masing 78% dan 70%. Penurunan efisiensi ini disebabkan oleh rendahnya nilai kalor tongkol jagung. Namun, peningkatan efisiensi dapat dicapai melalui penambahan air heater. Penggunaan tongkol jagung sebagai bahan campuran memiliki potensi dalam mendukung energi terbarukan, meskipun untuk menjaga efisiensi, diperlukan pengaturan proporsi biomassa yang optimal.
