| dc.description.abstract | Kota Malang, sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur, menghadapi permasalahan lalu lintas yang kompleks, khususnya pada perempatan Candi Eng An Kiong. Persimpangan ini terletak di kawasan dengan aktivitas padat, seperti pasar, pertokoan, dan sekolah, sehingga sering mengalami antrian panjang dan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis panjang tundaan, panjang antrian, dan kinerja persimpangan dengan menggunakan metode simulasi lalu lintas VISSIM dan analisis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi persimpangan tersebut sangat buruk dengan derajat kejenuhan yang tinggi. Untuk itu, beberapa alternatif solusi diusulkan, yaitu: (1) mengubah waktu siklus dari 114 detik dengan 3 fase menjadi 80 detik dengan 2 fase, dan (2) mengubah waktu siklus menjadi 130 detik dengan 4 fase. Kedua alternatif tersebut menunjukkan penurunan derajat kejenuhan di bawah 0,85 smp/jam, dengan alternatif kedua lebih aman bagi kendaraan. Penelitian ini menyarankan agar penelitian lebih lanjut menggunakan peraturan yang lebih mutakhir dan menerapkan skenario yang diusulkan untuk meningkatkan kinerja persimpangan tersebut. | en_US |