Integrasi Kurikulum Diniyah dan Merdeka dalam Pembelajaran PAI untuk Membentuk Karakter Religius Siswa SMK Terpadu Al-Ishlahiyah Singosari Malang
Abstract
Di era globalisasi dan modernisasi serta semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, menyebabkan bergesernya nilai-nilai agama, budaya maupun kemanusiaan dan semakin terkikisnya nilai nilai agamis di lingkungan Masyarakat. Integrasi Kurikulum Diniyah dan Merdeka menjadi alternatif untuk melengkapi pembelajaran pendidikan agama siswa di sekolah, khususnya di SMK Terpadu Al Ishlahiyah Singosari, Melalui integrasi kurikulum diniyah dan merdeka tercipta sinergi yang memperkuat pencapaian tujuan pendidikan secara keseluruhan, sehingga dapat mengembangan intelektual dan spiritual siswa, menanamkan Pondasi yang kuat bagi mereka untuk tumbuh sebagai individu yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Fokus penelitian ini adalah bagaimana desain, pelaksanaan serta evaluasi integrasi kurikulum diniyah dan merdeka dalam pembelajaran PAI untuk membentuk karakter religius siswa SMK Terpadu Al Ishlahiyah Singosari Malang yang bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganilisis dan menginterpretasi sebuah integrasi kurikulum diniyah dan Merdeka.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, berdasarkan pembahasannya termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan rencana studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan mulai dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan desain integrasi kurikulum diniyah dan merdeka ini tergolong model terpisah (model Fragmanted) karena mendiskripsikan bahwa ilmu pengetahuan yang dipisahkan dan memiliki karakter tersendiri tentang pemahaman yang mendalam dan komprehensif. Pelaksanaan integrasi kurikulum diniyah dan Merdeka melalui prinsip pembelajaran secara reflektif. Pembagian waktu pembelajarannya jam pagi untuk kurikulum Merdeka, sedangkan waktu duhur, untuk kurikulum diniyah. Evaluasi dalam integrasi ini mengacu pada evaluasi yang bersifat Formatif (penilaian awal/ketika proses pembelajaran), Sumatif (PTS, PAS, PAT), rapat bulanan, rapat kerja tahunan serta lokakarya untuk meningkatkan efektifitas pendidikan dalam mencetak lulusan yang berkarakterkan Islami.
