| dc.description.abstract | Kurikulum integratif didesain dalam rangka menggabungkan berbagai disiplin ilmu sehingga siswa bisa belajar dalam berbagai perspektif dan konteks budaya. Disisi lain, siswa tidak hanya belajar tentang pengetahuan akademik semata tetapi juga belajar tentang nilai-nilai sosial budaya dan moral yang ada di masyarakat. Kurikulum yang diterapkan di SMA Al-Mahira Malang menawarkan cara-cara baru yang inovatif. Karakteristik kurikulum di SMA Al-Mahira didesain berdasarkan visi, misi, dan tujuan lembaga.
Berdasarkan konteks dan fokus penelitian terdapat tujuan penelitian untuk menganalisis dan menginterpretasi 1) perencanaan kurikulum integratif dalam pembelajaran pendidikan agama islam, 2) implementasi kurikulum integratif dalam pembelajaran pendidikan agama islam, 3) evaluasi kurikulum integratif dalam pembelajaran pendidikan agama islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan data collection, kondensasi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yang mana data diperoleh melalui beberapa sumber yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, guru PAI dan triangulasi kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perencanaan kurikulum integratif dalam pembelajaran pendidikan agama islam dilakukan dengan mengintegrasikan visi misi dan tujuan kurikulum, mengintegrasikan pengorganisasian isi kurikulum, memecah PAI menjadi empat mata pelajaran: Akidah, Akhlak, Fiqih, dan Sirah 2) Implementasi kurikulum integratif dalam pembelajaran pendidikan agama islam dilakukan dengan mengintegrasikan program pelaksanaan kurikulum pemfokusan pada mata pelajaran Akidah, Siroh, Akhlak, dan Fiqih dengan connected, nested, dan integrated Model, mengintegrasikan supervisi pelaksanaan kurikulum. 3) Evaluasi kurikulum integratif dalam pembelajaran pendidikan agama islam dilakukan dengan mengevaluasi a) evaluasi konteks kurikulum, b) evaluasi input kurikulum, c) evaluasi proses kurikulum dan d) evaluasi produk kurikulum. | en_US |