Implementasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi dalam Mendukung Motivasi Belajar Siswa SMPI Salafiyah Singosari
Abstract
Lembaga pendidikan yang dikenal dengan komitmenya dalam memadukan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi. Salah satu keunggulan sekolah SMPI Salafiyah Singosari terletak pada penerapan media pembelajaran berbasis teknologi dalam proses pembelajarannya dan telah dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung.
Berdasarkan pada konteks dan fokus penelitian terdapat tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis 1). Perencanaan media pembelajaran PAI berbasis teknologi, 2). Pelaksanaan media pembelajaran PAI berbasis teknologi, 3). Evaluasi media pembelajaran PAI berbasis teknologi dalam mendukung motivasi belajar siswa SMPI Salafiyah Singosari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan data collection, data condensation, display/penyajian data dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yang mana data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber yaitu waka kurikulum, guru PAI, peserta didik dan triangulasi teknik yang mana data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan media pembelajaran PAI: menyusun modul ajar, pemilihan media yang tepat sesuai kebutuhan karekteristik peserta didik, sarana dan prasarana yang mendukung, workshop yang di adakan untuk guru. Pelaksanaan media pembelajaran PAI: menyiapkan materi, penyampaian materi berbasis teknologi, interaksi aktif melalui diskusi dan permainan edukatif, serta evaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi yang sudah dipelajari. Penerapan memberikan dampak positif serta respon peserta didik menjadi lebih aktif. Evaluasi media pembelajaran PAI: menggunakan tes dan non tes, faktor pendukung ketersediaan sarana dan prasaran yang memadai seperti proyektor, jaringan internet dan minat peserta didik yang tinggi terhadap pembelajaran teknologi. Faktor penghambat tidak semua peserta didik memiliki gawai pribadi, jangguan jaringan internet, waktu persiapan materi lebih lama.
Adapun saran dalam penelitian ini diharapkan agar pihak sekolah terus mendukung penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, guru diharapkan dapat terus mengembangkan potensinya dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi.
