Show simple item record

dc.contributor.authorLarasati, Oktafiani
dc.date.accessioned2026-01-14T03:25:41Z
dc.date.available2026-01-14T03:25:41Z
dc.date.issued2025-03-10
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/12602
dc.description.abstractPendidikan Agama Islam tidak hanya bertujuan untuk mendidik siswa yang memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga berperan menanamkan nilai-nilai yang mendukung kehidupan bermasyarakat, seperti toleransi, keadilan, dan kesetaraan. Kita dapat melihat fenomena penolakan terhadap pembangunan rumah ibadah alasan yang sering digunakan adalah tidak perizinan resmi bagi pendirian tempat ibadah dijadikan dasar pembenaran untuk tindakan intoleransi. Masjid Istiqlal yang menyiarkan keislaman moderat terbuka dengan hubungan antar umat beragama. Istiqlal memiliki Lembaga pendidikan formal di bawah naungan kementerian Agama mulai dari RA (Raudhatul Athfal) sampai MA (Madrasah Aliyah). Pendidikan keragaman dan nilai multukultural di lembaga pendidikan termasuk di MA Istiqlal yang seluruh siswanya beragama Islam menjadi penting, agar peserta didik memiliki perspektif yang lebih beragam dan lebih bijak dalam memandang perbedaan. Berdasarkan gap tersebut, riset ini bertujuan untuk memberikan deskripsi, analisis, dan intepretasi terhadap nilai, integrasi multikultural di MA Istiqlal dan dampaknya terhadap pembentukan keterampilan abad 21 pada siswa, dengan pertanyaan riset: 1) Apa nilai-nilai mutlikultural yang ada dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MA Istiqlal? 2)Bagaimana proses integrasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MA Istiqlal? 3) Bagaimana dampak integrasi nilai multikultural pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk keterampilan pembelajaran abad 21? Berdasarkan pertanyaan riset, maka metode yang digunakan adalah Pendekatan Kualitatif dengan Desain Studi Kasus. Lokus penelitian dipilih di MA Istiqlal dengan sampel penelitian adalah guru pendidikan agama Islam dan siswa MA tersebut. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Teknik Analisis Miles dan Huberman. Teknik Analisis Miles dan Huberman dimulai dengan pengumpulan data, menampilkan data, kondensasi data, dan menarik kesimpulan. Data yang telah dianalisis diverifikasi kebenarannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai multikultural yang ditemukan pada pembelajaran agama Islam adalah penerimaan dan penghargaan terhadap perbedaan, kesetaraan peluang, dan partisipasi aktif. Adapun integrasi nilai multikultural terlihal melalui dimensi multikultural antara lain dalam integrasi konten, konstruksi pengetahuan, dan pedagogi setara. Integrasi nilai multikultural memiliki dampak terbentuknya keterampilan abad 21 pada siswa, di antaranya berpikir kritis dan pemecahan masalah, berkolaborasi dan komunikasi, kreatif dan inovatif.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectNilai Multikulturalen_US
dc.subjectPendidikan Agama Islamen_US
dc.subjectKeterampilan abad 21en_US
dc.subjectMA Istiqlalen_US
dc.titleIntegrasi Nilai Multikultural pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk Keterampilan Abad 21 di MA Istiqlalen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang