Pengaruh Common Humanity Dan Depresi Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Pre-Klinik FK UNISMA
Abstract
Pendahuluan : Mahasiswa kedokteran menghadapi tekanan akademik dan emosional tinggi yang dapat memicu stres dan depresi. Di sisi lain, konsep common humanity, bagian dari self-compassion, dipercaya mampu meningkatkan daya tahan psikologis. Namun, pengaruh keduanya terhadap prestasi akademik belum banyak diteliti di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat depresi dan common humanity terhadap IPK mahasiswa pre-klinik.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 30 mahasiswa pre-klinik FK UNISMA yang telah menyelesaikan masa asrama. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Depression Scale untuk depresi, dan subskala common humanity dari Self-Compassion Scale. Prestasi akademik diukur menggunakan IPK. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji dengan korelasi Spearman (α=0,05).
Hasil : Mayoritas mahasiswa menunjukkan tingkat depresi ringan dan tingkat common humanity sedang hingga tinggi. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan: Tidak terdapat korelasi signifikan antara depresi dan IPK (r = 0,153; p = 0,430), Tidak terdapat korelasi antara common humanity dan IPK (r = –0,018; p = 0,926). Terdapat korelasi sedang antara depresi dan common humanity (r = 0,353; p = 0,060), meskipun tidak signifikan secara statistik.
Kesimpulan : Tingkat depresi dan common humanity tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi akademik. Namun, korelasi antara depresi dan common humanity menunjukkan kemungkinan hubungan antara kondisi psikologis dan kesadaran sosial emosional mahasiswa. Studi lanjutan dengan jumlah responden yang lebih besar dan faktor mediasi lain diperlukan untuk hasil yang lebih kuat.
Kata Kunci: Depresi, Common Humanity, Prestasi Akademik, Mahasiswa Kedokteran, Self-Compassion.
