Perbandingan Pembelajaran Musculoskeletal Clinical Skill Oleh Peer Tutor Dan Tutor Dosen Terhadap Keterampilan Dan Motivasi Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang
Abstract
Pendahuluan: Pelaksanaan clinical skill learning (CSL) di Kedokteran UNISMA memiliki keterbatasan dalam jumlah tutor, sarana prasarana, perbedaan status intelektual dan psikomotor antara mahasiswa dengan dosen. Peer assisted learning (PAL) adalah metode pembelajaran yang dapat menjadi solusi permasalahan tersebut. Namun efektivitas PAL pada Keterampilan klinis dan Motivasi belajar pembelajaran akademik di FK UNISMA belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode PAL terhadap keterampilan klinis dan motivasi belajar mahasiswa Kedokteran Unisma pada blok fisiologi muskuloskeletal
Metode: Penelitian menggunakan quasi-eksperiment dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Responden penelitian sebanyak 48 melalui purposive sampling, dibagi menjadi kelompok: Kk (pembelajaran dengan dosen) dan Kp (tutor sebaya). Instrumen penelitian meliputi modul PAL, soal pre-posttest dan kuisioner Motivated Strategies for Learning (MSLQ). Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk melihat perbedaan Keterampilan dan motivasi belajar sebelum dan sesudah perlakuan, dilanjutkan dengan uji Mann whitney digunakan untuk membandingkan dua kelompok dengan signifikasi p < 0,05.
Hasil: Pada Kk terdiri dari 6 laki-laki dan 19 perempuan, sedangkan Kp terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Hasil nilai rata-rata pretest dan posttest untuk keterampilan klinis (Kk 41,71; Kp 89) dan motivasi (Kk 188,25; Kp 207,08). PAL Meningkatkan keterampilan klinis Mahasiswa pada Blok Fisiologi muskuloskeletal dan berbeda signifikan dengan nilai pada Kk (p 0,000) dan Kp (p 0,000). Tidak terdapat perbedaan signifikan pada motivasi belajar kedua kelompok (Kk p 0,012 dan Kp p 0,062). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan untuk keterampilan klinis (p 0,002) dan motivasi belajar mahasiswa (p 0,062).
Kesimpulan: Metode PAL meningkatkan keterampilan klinis mahasiswa kedokteran, Perlu penelitian lanjut untuk mengkaji metode pembelajaran dan faktor apa saja yang berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan klinis dan motivasi belajar.
Kata Kunci: Peer Assisted Learning, Keterampilan Klinis; Motivasi Belajar; mahasiswa kedokteran.
