| dc.description.abstract | Pendahuluan : Diabetes melitus tipe 2 menyebabkan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Komplikasi makrovasukar dapat berupa penyakit jantung, stroke dan penyakit pembuluh darah perifer. Komplikasi mikrovaskuler dapat berupa neuropati atau kerusakan saraf, nefropati, dan retinopati. Komplikasi neurovaskular pada vagina menyebabkan gangguan fungsi seksual pada wanita (Female Sexsual Disfunction). Prevalensi disfungsi seksual pada wanita pada pasien diabetes melitus tipe 2 dilaporkan sebanyak di California 42%, di Turki sebanyak 48,3% dan di Ghana sebanyak 72,8%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh durasi diabetes melitus tipe 2 terhadap risiko disfungsi seksual pada wanita dan usia terhadap risiko disfungsi seksual pada wanita di poli penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah kota Malang.
Metode : Penelitian merupakan jenis kuantitatif dengan desain analitik-observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional yang melibatkan responden pasien wanita dengan diabetes melitus tipe 2 serta durasi diabetes melitus tipe 2 dan variabel terkait risiko disfungsi seksual pada wanita. Tempat penelitian ini dilakukan di poli penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Kota Malang pada bulan Juni sampai Juli 2024. Populasi pada penelitian ini sebanyak 52 responden wanita dengan diabetes melitus tipe 2 menggunakan teknik purposive sampling dengan ketentuan memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data primer menggunakan kuisioner Female Sexual Function Index. Analisa bivariat yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Mann Whitney.
Hasil : Didapatkan pengaruh durasi diabetes melitus tipe 2 terhadap risiko disfungsi seksual pada wanita dengan nilai p value 0,032 menggunakan metode uji Mann Whitney. Didapatkan pengaruh usia terhadap risiko disfungsi seksual pada wanita dengan nilai p value 0,023 menggunakan metode uji Mann Whitney (nilai p value < 0,05).
Kesimpulan : Peningkatan durasi diabetes melitus tipe 2 dan bertambahnya usia berkolelasi dengan meningkatnya risiko disfungsi seksual pada pasien wanita di poli penyakit dalam Rumah sakit Umum Daerah Kota Malang.
Kata Kunci : Durasi Diabetes Melitus Tipe 2, Usia, Female Sexsual Disfunction (FSD) | en_US |