Potensi Senyawa Aktif Biji Klabet (Trigonella Foenum-Graecum) Terhadap Protein Ghsr-1a Dan Progesterone Receptor Sebagai Efek Appetite Stimulant : Studi In Silic
Abstract
Pendahuluan : Anorexia nervosa merupakan salah satu gangguan makan yang dapat membahayakan pada masa remaja. Terapi anorexia nervosa saat ini belum mendapatkan hasil yang signifikan karena modulasi nafsu makan pada penderita sangat tergantung pada kondisi psikiatri sehingga diperlukan adanya suplementasi untuk meningkatkan nafsu makan. Biji klabet memiliki senyawa aktif yang diprediksi memiliki potensi sebagai Appetite Stimulant. Namun, penelitian senyawa biji klabet melalui protein GHSR-a dan Progesterone Receptor belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui afinitas senyawa aktif biji klabet terhadap protein GHSR-1a dan Progesterone Receptor sebagai Appetite Stimulant.
Metode : Penelitian In Silico dengan penambatan molekul dilakukan untuk melihat nilai ∆G dan presentase persamaan residu asam amino GHSR-1a (Kode: 7NA8) dan Progesterone Receptor (Kode: 1E3K) terhadap kontrol ibutamoren dan metribolone serta senyawa aktif biji klabet. Prediksi fisikokimia dan ADMET senyawa aktif menggunakan website pkCSM. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif terhadap kontrol.
Hasil: Vitexin (ΔG -9,1 kkal/mol; asam amino 58,3%), Quercitrin (ΔG -8,9 kkal/mol; asam amino 62,5%), dan Campesterol (ΔG -8,6 kkal/mol; asam amino 66,7%) memiliki afinitas paling tinggi melalui GHSR-1a. Sementara itu, caryophyllene (ΔG -7,8 kkal/mol; asam amino 68,4%), genistein (ΔG -6,7 kkal/mol; asam amino 78,9%), dan gentianine (ΔG -6,2 kkal/mol; asam amino 73,3%) memiliki afinitas paling tinggi melalui Progesterone Receptor. Hasil prediksi fisikokimia yang memenuhi aturan lipinski dan farmakokinetik luteolin dan caryophyllene memiliki nilai absorbsi, distribusi, metabolisme, dan eksresi (ADME) paling baik dan tidak bersifat hepatotoksik.
Kesimpulan : Senyawa aktif yang memiliki karaktristik farmakokinetik dan fisikokimia paling baik serta memiliki potensi paling tinggi melalui GHSR-1a yaitu vitexin dan quercitrin. Sementara itu, caryophyllene dan genistein memiliki potensi paling tinggi melalui Progesterone Receptor.
Kata Kunci : Appetite Stimulant; Trigonella foenum-graecum; GHSR-1a;
Progesterone Receptor; In Silico
