Uji Potensi Senyawa Aktif Daun Seribu (Achillea Millefolium) Terhadap Reseptor Antagonist Glp-1 Dan Antagonist Cholecystokinin Subtype-A Sebagai Efek Orexygenic: Studi In Silico
Abstract
Pendahuluan : Anoreksia nervosa merupakan gangguan makan yang ditandai dengan pembatasan asupan energi yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh, sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang ekstrim. Hingga saat ini, terapi untuk anoreksia nervosa masih belum memberikan hasil yang optimal karena kompleksitas gangguan ini, yang melibatkan aspek biologis, psikologis, dan sosial. Daun Seribu mengandung senyawa aktif yang berpotensi memiliki efek orexygenic. Namun, hingga kini belum ada penelitian yang mengkaji interaksi senyawa daun seribu dengan protein GLP-1 dan CCK-A. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi afinitas senyawa aktif dari Daun Seribu terhadap protein GLP-1 dan CCK-A dalam efek orexygenic.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan in silico melalui metode penambatan molekul untuk menganalisis nilai energi ikatan (∆G) serta persentase kesamaan residu asam amino antara reseptor GLP-1 (kode: 3C59) dan CCK-A (kode: 7F8U) dengan senyawa kontrol Exedin (9-39) dan Lintitript, serta senyawa aktif dari Daun Seribu. Selain itu, prediksi sifat fisikokimia dan profil ADMET dari senyawa aktif dilakukan menggunakan platform pkCSM. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap kontrol, dengan validitas metode docking ditentukan berdasarkan kriteria RMSD < 2Å.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif dari Daun Seribu dengan afinitas lebih kuat terhadap Exedin (9-39) (-4,8 kkal/mol, 100%) sebagai obat kontrol adalah aulene (∆G -5,5 kkal/mol, 50%) dan Germacrene-D (∆G -5,4 kkal/mol, 50%). Senyawa dengan afinitas lebih rendah terhadap Lintitript (-10,0 kkal/mol, 100%) sebagai obat kontrol adalah Humulene (∆G -6,9 kkal/mol, 44%). Dari segi sifat fisikokimia dan farmakokinetik, senyawa Alpha-Terpinane, Ascaridole, dan Humulene memenuhi kriteria Lipinski, memiliki tingkat absorpsi usus yang baik, tidak menembus sawar darah otak, dan diekskresikan dengan baik.
Kesimpulan: Dari hasil penelitian, senyawa aktif Daun Seribu yang memiliki karakteristik farmakokinetik dan fisikokimia terbaik untuk dikonsumsi secara oral serta tidak bersifat toksik adalah Alpha-Terpinane.
Kata Kunci: Orexygenic; Achillea millefolium; in silico; Antagonist GLP-1, Antagonist CCK-A
