Pengaruh Self-Directed Learning Terkait Motivasi Belajar, Perencanaan Dan Implementasi, Pemantauan Diri, Dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Kedokteran
Abstract
Pendahuluan: Self-Directed Learning menjadi peran penting yang masih belum dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa sehingga dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa tersebut. Pengaruh Self-Directed Learning terhadap prestasi akademik mahasiswa kedokteran masih belum pernah diteliti, sehingga perlu dilakukan untuk pengembangan pendidikan yang lebih baik.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel terdiri dari 184 mahasiswa tahun kedua dan ketiga Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Penelitian ini mengukur Self-Directed Learning dengan menggunakan Self- Directed Learning Instrument. Data sekunder didapatkan dari prestasi akademik yang berupa nilai Ujian Mingguan, Ujian Akhir Blok, dan Objective Structured Clinical Examination. Analisis data menggunakan Structural Equation Model dengan pendekatan Partial Least Square.
Hasil: Self-Directed Learning terkait motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik (p=0,000, t=4,843), Self-Directed Learning terkait perencanaan dan implementasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik (p=0,000, t=6,971), Self-Directed Learning terkait pemantauan diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik (p=0,001, t=3,422), namun Self-Directed Learning terkait komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap prestasi akademik (p=0,728, t=0,347).
Kesimpulan: Self-Directed Learning yang baik dapat berpengaruh terhadap prestasi akademik mahasiswa menjadi lebih baik.
Kata Kunci: Self-Directed Learning, Prestasi Akademik, Ujian Mingguan, Ujian Akhir Blok, Objective Structured Clinical Examination.
