Analisis Hubungan Pola Pemberian Mp-Asi Dan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Susu Formula Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-60 Bulan Di Desa Wiyurejo
Abstract
Pendahuluan: Stunting dapat dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangan balita yang terganggu dan dapat dipengaruhi oleh faktor prenatal dan postnatal. Pada masa postnatal, dua faktor risiko yang memunculkan stunting yaitu berupa pola pemberian MP-ASI dan perilaku ibu ketika pemberian susu formula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada relasi pola pemberian MP-ASI dan perilaku ibu ketika pemberian susu formula pada anak usia 12-60 bulan terhadap kejadian stunting di Desa Wiyurejo Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Metode: Desain penelitian adalah retrospektif dengan pendekatan case control dengan responden ibu yang memiliki balita stunting sebagai kasus dan tidak stunting sebagai kontrol, dengan total sampel 102 responden. Pengambilan data berupa kuesioner pola pemberian MP-ASI dan perilaku ibu ketika pemberian susu formula, menggunakan chi-square dan regresi logistik biner untuk mengetahui relasi terhadap kejadian stunting, dan dilakukan pengukuran ulang antropometri terhadap anak umur 1-5 tahun.
Hasil: Pola pemberian MP-ASI cenderung banyak pada kelompok stunting dengan pemberian tidak tepat (56,1%) dan ada relasi relevan terhadap kejadian stunting (p 0,038). Pada perilaku ibu ketika pemberian susu formula pada kelompok stunting dengan perilaku kurang tepat (51,9%) serta tidak ada relasi terhadap kejadian stunting (p 0,861).
Kesimpulan: Pada pola pemberian MP-ASI yang tidak tepat dapat meningkatkan kejadian stunting terhadap anak umur 1-5 tahun di Desa Wiyurejo.
Kata kunci: Balita, stunting, Pola Pemberian MP-ASI, Perilaku Ibu, Susu Formula.
