Uji Potensi Senyawa Aktif Biji Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris) Sebagai Appetite Depressant Pada Obesitas Anak Melalui Reseptor Glucagon-Like Peptide-1 Dan Reseptor Melanokortin 4: Studi In Silico
Abstract
Pendahuluan: Pengaturan makan melibatkan aktivasi reseptor glucagon-like peptide-1 (GLP-1R) dan melanokortin-4 (MC4R). GLP-1R memediasi sinyal kenyang melalui neuron POMC di nukleus arkuata untuk mengurangi nafsu makan, sedangkan MC4R merupakan reseptor melanokortin utama yang mengatur asupan makanan melalui aktivasi α-melanocyte stimulating hormone. Kacang merah diketahui berpotensi sebagai antiobesitas, namun interaksinya dengan protein target spesifik belum dieksplorasi secara mendalam terkait penurunan nafsu makan. Sehingga penelitian potensi senyawa aktif kacang merah sebagai appetite depressant terhadap protein GLP-1R dan MC4R melalui studi in silico perlu dilakukan.
Metode Penelitian: Studi in silico melocular docking dilakukan pada 46 senyawa aktif Phaseolus vulgaris terhadap protein GLP-1R (PDB ID: 7LCJ) dan MC4R (PDB ID: 7PIU). Sifat fisikokimia dan farmakokinetik senyawa diprediksi melalui situs web pkCSM. Proses docking dilakukan menggunakan PyRx untuk menentukan afinitas pengikatan, dan hasilnya divisualisasikan menggunakan Biovia untuk menganalisis interaksi dengan residu asam amino.
Hasil: Pada penelitian ini, 26 dari 46 senyawa aktif Phaseolus vulgaris memenuhi kriteria Lipinski dan tidak bersifat toksik. Sebagian besar senyawa menunjukkan absorpsi intestinal baik dan distribusi merata. Afinitas tertinggi terhadap GLP-1R ditunjukkan oleh 24-alpha-methyllophenol (∆G -12,4) dan obtusifoliol (∆G -11,3), meskipun lebih lemah dibandingkan Danuglipron (∆G -13,1). Senyawa obtusifoliol memiliki persentase kemiripan residu asam amino tertinggi (56,5%), menunjukkan potensi aktivitas biologis yang menyerupai kontrol. Sementara itu pada MC4R, stigmasterol menunjukkan afinitas dan persentase kemiripan tertinggi (∆G -8,9 dan 50%) dibandingkan Setmelanotide (∆G -10), yang mengindikasikan interaksi yang lebih stabil dan potensi aktivitas biologis yang serupa.
Simpulan: Senyawa aktif biji kacang merah (Phaseolus vulgaris) diprediksi berpotensi mengaktivasi GLP-1R dan MC4R, namun potensinya lebih rendah dibanding kontrol.
Kata Kunci: Phaseolus vulgaris; Appetite Depressant; Reseptor Glucagon-like Peptide-1; Reseptor Melanokortin-4; In Silico
