Perbedaan Daerah Tumbuh Terhadap Persen Rendemen, Profil Klt Terpenoid Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak n-Heksana Jahe Emprit (Zingiber officinale var. Amarum)
Abstract
Pendahuluan : Jahe emprit (Zingiber officinale var. Amarum) adalah salah satu tanaman yang berpotensi dalam menangkal radikal bebas, ekstrak n-Heksana (Z. officinale var. Amarum) memiliki senyawa metabolit sekunder salah satunya terpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan. (Z. officinale var. Amarum) diambil dari daerah tempat tumbuh dengan ketinggian yang berbeda yaitu daerah Batu dengan ketinggian 897 mdpl daerah Lombok Barat 136 mdpl dan daerah Bangkalan 47 mdpl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daerah tumbuh dengan ketinggian yang berbeda terhadap persen rendemen, profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) terpenoid dan Aktivitas antioksidan ekstrak n-Heksana (Z. officinale var. Amarum).
Metode : Rimpang (Z. officinale var. Amarum) diekstraksi menggunakan metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut n-Heksana (1:15) kemudian ekstrak yang didapatkan dihitung persen rendemen, pengujian profil KLT terpenoid dan pengujian aktivitas antioksidan metode DPPH.
Hasil : Ekstrak n-Heksana jahe emprit (Z.officinale var. Amarum) mendapatkan persen rendemen tertinggi dari daerah Lombok Barat, Bangkalan, dan Batu dengan persen rendemen berturut-turut 27,57 %, 26,87 %, dan 24,70 %. Spot noda profil KLT terpenoid paling banyak didapatkan dari daerah Lombok Barat, daerah Batu dan daerah Bangkalan berturut-turut yaitu 10 spot noda, 9 spot noda dan 8 spot noda. Aktivitas antioksidan paling kuat didapatkan dari Batu dengan IC50 32,425 ± 0,340 ppm, daerah Bangkalan 40,846 ± 1,392 ppm dan Lombok Barat 45,023 ± 0,70 ppm.
Kesimpulan : Perbedaan daerah tumbuh dapat menyebabkan nilai persen rendemen yang berbeda dengan persen rendemen tertinggi didapatkan pada daerah Lombok Barat dengan persen rendemen 27,57 %, spot noda profil KLT terpenoid terbanyak didapatkan dari daerah Lombok Barat dengan 10 spot noda, dan aktivitas antioksidan terkuat didapatkan pada daerah Batu dengan nilai IC50 32,425 ± 0,340 ppm.
Kata Kunci : Antioksidan, Persen Rendemen, Profil KLT Terpenoid, Z. officinale var. Amarum
