| dc.description.abstract | Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Rendahnya kepatuhan pasien menjadi faktor utama keberhasilan terapi. Faktor seperti lama penggunaan obat dan frekuensi pemberian obat dapat mempengaruhi kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan obat dan frekuensi pemberian obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Turen Kabupaten Malang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan desain cross sectional, penelitian ini melibatkan 101 pasien hipertensi di Puskesmas Turen Kabupaten Malang. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner ARMS (Adherence to Refills and Medications Scale). Analisis data menggunakan uji Spearman Rho.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan obat dengan kepatuhan, dengan nilai signifikansi 0,258 (ρ>0,05) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan frekuensi pemberian obat dengan kepatuhan, dengan nilai signifikansi 0,536 (ρ>0,05).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama peggunaan obat dan frekuensi pemberian obat dengan kepatuhan pasien hipertensi di Puskesmas Turen Kabupaten Malang.
Kata Kunci: Hipertensi; Lama Penggunaan obat; Frekuensi Pemberian Obat, Kepatuhan. | en_US |