Potensi Antiinflamasi Ekstrak n-Heksan Kulit Buah Matoa (Pometia Pinnata) Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus Novergicus)
Abstract
Pendahuluan: Matoa (Pometia pinnata) merupakan tanaman khas yang menjadi identitas flora daerah Papua yang berkhasiat sebagai antiinflamasi dan analgesik. Namun, studi klinis mengenai aktivitasnya sebagai agen analgesik dan antiinflamasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki aktivitas antiinflamasi, serta mengetahui kandungan metabolit sekunder dari ekstrak n- Heksan kulit buah matoa.
Metode: Kulit buah matoa di ekstraksi menggunakan metode Ultrasound Assisted Extraction dengan pelarut n-Heksan kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator. Hasil ekstraksi berupa ekstrak kental dan dilanjutkan skrining fitokimia dengan penambahan reagen tertentu. Uji antiinflamasi dilakukan dengan pemberian karagenan 1% sebanyak 0,2 mL pada bagian telapak kaki tikus dan diukur volume udem menggunakan plethysmometer. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus yang dibagi ke dalam 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kont rol negatif (CMC-Na), kelompo kontrol positif (asam mefenamat 9 mg/KgBB), kelompok perlakuan 1 (50 mg/KgBB), kelompok perlakuan 2 (100 mg/KgBB), dan kelompok perlakuan 3 (200 mg/KgBB). Data yang didapat kemudian dianalisa menggunakan one way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji LSD.
Hasil: Hasil skrining fitokimia pada ekstrak positif mengandung steroid. Hasil uji antiinflamasi dari masing-masing kelompok perlakuan diamati dari nilai AUC dan persenase inhibis inflamasi. Nilai AUC dari kelompok kontrol negatif sampai kelompok perlakuan 3 secara berurutan adalah 84.47; 57.31; 78.85; 65.38; dan
63.87 ml.jam. Persen inhibisi dari masing-masing perlakuan secara berurutan adalah 0,00%; 32,15%; ,65%; 22,06%; dan 24,39%. Hasil pengujian statistic menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p < 0,05) antara kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan 3 kelompok perlakuan lainnya.
Kesimpulan: Ekstrak n-Heksan kulit buah matoa mengandung senyawa steroid dan memiliki aktivitas antiinflamasi dengan nilai penghambatan inflamasi paling tinggi pada dosis 200 mg/KgBB.
Kata kunci : Antiinflamasi; n-Heksan; Pometia pinnata; Ultrasound Assisted Extraction.
