| dc.description.abstract | Fadhilah Zahra Kencana, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang, 18 Juli 2025. Pengaruh Dry Eye Syndrome (DES) Terhadap Visual Function Quality dan Quality Of Life pada Dosen dan Karyawan Universitas Islam Malang. Pembimbing 1 : dr. Ariani Ratri Dewi, Sp.M, Pembimbing 2 : dr. Nur Laily Agustina, MMRS
Pendahuluan : Sindroma mata kering adalah penyakit multifaktorial pada permukaan mata yang ditandai dengan hilangnya homeostasis lapisan air mata dan disertai dengan gejala pada okuler. Sindroma mata kering dapat menyebabkan gangguan pada kualitas fungsi penglihatan dan penurunan kualitas hidup, namun data spesifik pada populasi dosen karyawan perguruan tinggi di Indonesia masih belum ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh sindroma mata kering terhadap kualitas fungsi penglihatan dan kualitas hidup pada dosen karyawan UNISMA.
Metode Penelitian : Penelitian menggunakan studi potong-lintang pada 125 dosen karyawan UNISMA yang mengalami sindroma mata kering berdasarkan skor OSDI. Kualitas fungsi penglihatan dinilai menggunakan kuesioner NEI VFQ-25 dan kualitas hidup dinilai dengan kuesioner DEQS. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square untuk menganalisis signifikansi hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat, dan regresi logistik biner untuk menguji pengaruh keparahan sindroma mata kering terhadap gangguan kualitas fungsi penglihatan dan penurunan kualitas hidup.
Hasil dan Pembahasan : Sebanyak 39 orang (31,2%) didapatkan gangguan kualitas fungsi penglihatan dan 76 orang (60,8%) didapatkan penurunan kualitas hidup. Analisis Chi-square menunjukkan hubungan bermakna dan tren linier yang signifikan antara sindroma mata kering dengan gangguan kualitas fungsi penglihatan (Pearson χ²(2)=21,26; p<0,05) serta penurunan kualitas hidup (Pearson χ²(2)=10,19; p<0,05). Analisis regresi logistik biner menunjukkan hanya kategori sindroma mata kering berat yang signifikan menurunkan odds kualitas fungsi penglihatan baik sekitar 94,5% (B= –2,895; Exp(B)= 0,055; p<0,05), serta signifikan menurunkan odds kualitas hidup baik sekitar 77,4% (B= –1,487; Exp(B)=0,226; p<0,05).
Simpulan : Sindroma mata kering berpengaruh terhadap kualitas fungsi penglihatan dan kualitas hidup pada dosen karyawan Universitas Islam Malang. Sindroma mata kering menyebabkan gangguan kualitas fungsi penglihatan dan penurunan kualitas hidup sehingga perlu dilakukan skrining terpadu (OSDI, NEI VFQ 25 dan DEQS) serta manajemen yang komprehensif untuk mencegah keparahan dan mengurangi dampaknya pada kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci : Sindroma mata kering; Kualitas fungsi penglihatan; Kualitas hidup;
P-value | en_US |