Pengaruh Pengaturan Asupan Kalori Terhadap Kadar Serum Kolesterol Total Dan Trigliserida Tikus Wistar Jantan
Abstract
Rommy Kamajaya. Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang. Pengaruh Pengaturan Asupan Kalori Terhadap Kadar Serum Kolesterol Total dan Trigliserida Tikus Wistar Jantan. Pembimbing 1: Yudi Purnomo. Pembimbing 2: Rima Zakiyah.
Pendahuluan: Overfeeding (OF) meningkatkan resiko terjadinya hiperlipidemia dan komplikasinya. Hiperlipidemia dapat dicegah dengan cara intermittent fasting (IF) dan restriksi kalori (RK). Kombinasi dari keduanya belum pernah dilakukan dan diharapkan dapat menjadi pencegah hiperlipidemia dan komplikasinya lebih kuat dibandingkan bentuk tunggalnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh IF, RK, kombinasi IF-RK, dan OF terhadap kadar kolestetol total (KT) dan trigliserida (TG) tikus wistar jantan.
Metode: Penelitian quasi eksperimental laboratorium dengan rancangan post test-only control group design pada tikus Wistar jantan berumur 8 minggu, berat 160-180 gram yang terbagi dalam 5 kelompok (n=5). Kelompok kontrol normal (KN) dan IF diberikan pakan normal 10% BB, kelompok RK dan kombinasi IF-RK diberi pakan 5% BB, sedangkan kelompok OF pakan 20% BB yang dilakukan selama 6 minggu. Kadar KT dan TG serum diukur dengan spektofotometri berturut-urut dengan metode CHOD-PAP dan metode GPO-PAP. Data dianalisis dengan One way Anova dilanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil dengan nilai signifikansi p<0,05.
Hasil: Perlakuan IF, RK, dan kombinasi IF-RK menurunkan kadar KT berturut-urut sekitar 20%, 40%, dan 70% dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0,05), sementara kadar TG berkurang berturut-urut sekitar 20%, 40%, dan 60% (p<0,05). Sedangkan OF meningkatkan kadar KT dan TG serum berturut-urut sebesar 30% dan 80% dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0,05). Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan signifikan antara asupan pakan (AP) dengan berat badan (BB), KT, dan TG dengan arah korelasi positif (p<0,05). Tingkat keeratan hubungan sangat kuat antara AP-BB, KT-TG, dan AP-TG berturut-urut r = 0,902, r = 0,911 r = 0,957, serta kuat untuk hubungan antara AP-KT, BB-KT, dan BB-TG berturut-urut r = 0,877 r =0,822 r =0,820.
Simpulan: Pengaturan asupan kalori berpengaruh terhadap kadar serum KT dan TG. Kombinasi IF-RK menurunkan kadar KT dan TG lebih kuat dibandingkan dengan perlakuan IF atau RK. Sedangkan OF meningkatkan kadar serum KT dan TG.
Kata Kunci : restriksi kalori; intermittent fasting; overfeeding; kolesterol total; trigliserida.
