| dc.description.abstract | Rima Cahyaningtias, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang, Juli 2025. Uji Potensi Antiinflamasi Ekstrak Metanol Kulit Buah Matoa (Pometia Pinnata) Pada Osteoarthritis Terhadap Enzim Fosfolipase A2 Dan Prostaglandin D2 Secara Molecular Docking. Pembimbing 1: Andri Tilaqza, M. Farm., Apt. Pembimbing 2: Denis Mery Mirza, M. Farm.
Pendahuluan: Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi kronis yang ditandai dengan kerusakan tulang rawan artikular. Terapi utamanya menggunakan NSAID, namun penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi bahan alam yang lebih selektif terhadap PLA2 dan PGD2. Kulit buah matoa (Pometia pinnata) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid dan saponin yang diketahui berpotensi sebagai agen antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa aktif dalam ekstrak metanol kulit buah matoa terhadap enzim PLA2 dan PGD2 menggunakan pendekatan in silico melalui metode molecular docking.
Metode: Senyawa aktif ekstrak metanol kulit buah matoa (Pometia pinnata) diperoleh dari hasil metabolite profiling menggunakan metode LC-HRMS. Senyawa hasil metabolite profiling ditambatkan dengan enzim PLA2 (PDB ID: 4QF7) dan PGD2 (PDB ID:1S2A) menggunakan software Pyrx 0.8 dan visualiasi hasil docking menggunakan software BIOVIA Discovery Studio 2021. Validasi metode docking menggunakan website DockRMSD.
Hasil dan Diskusi: Hasil docking menunjukkan tiga senyawa aktif terbaik terhadap PLA2 adalah protocatechuic acid (ΔG –5,8 kcal/mol; Ki 0,0554 µm), pipecolic acid, dan sorbic acid. Sedangkan terhadap PGD2, senyawa curcumene (ΔG –7,5 kcal/mol; Ki 0,0031 µm), stearidonic acid, dan α-linolenic acid menunjukkan interaksi paling kuat. Persentase kesamaan residu asam amino dengan native ligand berada pada kisaran 25–66,67%.
Kesimpulan: Senyawa aktif dalam ekstrak metanol kulit buah matoa memiliki potensi sebagai inhibitor PLA2 dan PGD2. Curcumene dan protocatechuic acid menunjukkan persentase kemiripan residu asam amino tertinggi dan berpotensi sebagai kandidat agen antiinflamasi pada OA.
Kata kunci: Antiinflamasi, Matoa, Molecular Docking, Osteoarthritis | en_US |