Pengaruh Daerah Tumbuh Terhadap Aktivitas Antioksidan Rimpang Rimpang Zingiber Officinalle Var. Amarum
Abstract
Dhienda Berti Noer. Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang, Januari 2025. Pengaruh Daerah Tumbuh Rimpang Zingiber officinalle var. Amarum Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etil Asetat Jahe Emprit. Pembimbing 1: Apt. Andri Tilaqza, M.Farm., Pembimbing 2: Denis Mery Mirza, M.Farm.
Pendahuluan: Rimpang jahe emprit (Zingiber officinalle var. Amarum) merupakan salah satu jenis rimpang yang berpotensi sebagai antioksidan alami yang memiliki kandungan senyawa flavonoid. Jahe emprit dapat tumbuh diberbagai iklim pada setiap daerah penanamannya. perbedaan daerah dapat mempengaruhi kandungan senyawa pada jahe emprit dilihat dari faktor suhu dan ketinggian suatu tempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat rimpang Z. officinalle var. Amarum dari daerah Lombok Barat, Batu, dan Bangkalan.
Metode: Rimpang Z. officinalle var. Amarum diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat (1:15) dengan metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) bertingkat selama 45 menit. Ekstrak etil asetat rimpang Z. officinalle var. Amarum yang diperoleh dilakukan perhitungan nilai rendemen, profil flavonoid, dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan Spektrofotometri UV-Vis.
Hasil: Ekstrak etil asetat rimpang Z. officinalle var. Amarum dari daerah Lombok Barat, Batu, dan Bangkalan memiliki hasil nilai rendemen yang berbeda tiap daerahnya. Profil flavonoid menunjukkan adanya bercak noda farna kuning pada plat KLT yang diduga memiliki kandungan flavonoid pada setiap daerah. Dan aktivitas antioksidan daerah Lombok Barat (82,701 ± 0,514 µg/mL) memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan daerah Batu (92,418 ± 0,304 µg/mL) dan Bangkalan (109,882 ± 0,350 µg/mL).
Kesimpulan: Pengaruh daerah tumbuh rimpang Z. officinalle var. Amarum mempengaruhi hasil nilai rendemen dan aktivitas antioksidan, sedangkan pada profil flavonoid diduga menunjukkan adanya senyawa flavonoid.
Katra kunci: Antioksidan, Flavonoid, Rendemen, Z. officinalle var. Amarum
