| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif penggunaan media EduKraf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula di Bankhaofark School, Thailand. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan memanfaatkan media EduKraf secara sistematis. Media ini dirancang dan dikembangkan sebagai sarana edukatif yang mendukung penguasaan kosakata dasar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti identitas diri, hobi, aktivitas rutin, dan lingkungan sekitar, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami oleh siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang beragam, meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi berupa foto, video, dan catatan lapangan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh mengenai implementasi media EduKraf, interaksi siswa dalam proses pembelajaran, serta dinamika kelas yang terjadi selama penggunaan media. Selain itu, analisis data dilakukan secara induktif dengan mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari pengamatan, sehingga dapat memberikan deskripsi yang kaya dan mendalam tentang efektivitas media tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media EduKraf, yang terdiri atas gambar ilustratif berwarna, kartu kosakata bilingual (Thai–Indonesia), dan permainan bahasa interaktif, mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan. Penerapan media ini tidak hanya memperkuat pemahaman kosakata dan melatih kemampuan pelafalan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif siswa dalam berbagai aktivitas belajar. Kehadiran unsur visual, kontekstual, dan permainan dalam media EduKraf membuat suasana kelas menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan kondusif bagi pembelajaran bahasa, terutama bagi siswa tingkat pemula yang cenderung memerlukan stimulasi visual dan praktik langsung.
Berdasarkan hasil evaluasi, media EduKraf terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran BIPA pemula. Media ini mampu memperkuat daya ingat siswa melalui asosiasi visual, menumbuhkan keberanian untuk berkomunikasi, serta mengurangi ketergantungan siswa terhadap intervensi guru secara langsung. Dengan kata lain, media EduKraf tidak hanya menjadi alat bantu belajar, tetapi juga berperan sebagai fasilitator yang memotivasi siswa untuk belajar secara mandiri dan kolaboratif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penggunaan media EduKraf sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran BIPA di sekolah dasar luar negeri, khususnya bagi siswa tingkat pemula yang membutuhkan dukungan visual, kontekstual, dan interaktif dalam mempelajari bahasa Indonesia. Lebih jauh, penggunaan media ini juga dapat menjadi model bagi pengembangan media pembelajaran serupa yang mengintegrasikan pendekatan visual, bilingual, dan berbasis permainan untuk mendukung efektivitas pembelajaran bahasa asing secara umum. | en_US |