Dekonstruksi Tokoh Dimas Suryo dan Lintang Utara pada Novel Pulang Karya Leila S. Chudori (Kajian Dekonstruksi Sastra)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dekonstruksi terhadap tokoh Dimas Suryo dan Lintang Utara dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori dengan menggunakan pendekatan teori dekonstruksi Jacques Derrida. Fokus utama penelitian mencakup: (1) dekonstruksi tokoh Dimas Suryo sebagai eksil politik Indonesia, (2) dekonstruksi identitas budaya dan politik Lintang Utara sebagai anak eksil, dan (3) hubungan keduanya sebagai representasi dekonstruksi terhadap novel historis tentang eksil politik dan trauma generasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif serta menganalisis kutipan yang mencerminkan karakteristik dekonstruksi dan jejak trauma sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas para tokoh tidak bersifat tetap, melainkan bersifat cair, tumpang tindih, dan dinegosiasikan secara terus-menerus. Konsep-konsep seperti nasionalisme, rumah, tanah air, dan legalitas ditampilkan sebagai konstruksi simbolik yang penuh ketegangan. Makna ‘pulang’ tidak lagi diartikan sebagai kembali secara fisik, tetapi sebagai pencarian makna individu yang belum selesai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman identitas eksil dan keterasingan melalui pendekatan sastra dekonstruktif.
