Implementasi Penggunaan Komik Strip untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Teks Anekdot Kelas X di SMAN 8 Malang
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan karena lemahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam membuat teks anekdot dan penyajian materi teks anekdot yang seringkali masih bersifat konvensional, kurang menarik, dan tidak kontekstual, sehingga kurang mampu merangsang daya pikir kritis peserta didik. Media yang dapat digunakan adalah dengan media komik strip. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan penggunaan komik strip untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran teks anekdot kelas X di SMAN 8 Malang.
Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini meliputi dua kelas sebagai subjek, yaitu kelas X-8 dan kelas X-6 dengan diberi perlakuan yang sama. Yakni menggunakan media Mentimeter dan media komik strip. Data hasil penilaian pre-test dan post-test di analisis menggunakan uji-t sampel berpasangan, uji-t sampel independen, dan perhitungan N-Gain skor untuk menguji hasil .
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas X-6 lebih tinggi dibandingkan di kelas X-8. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikan sebesar 0.000(<0.05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik antara hasil nilai pre-test dan post-test pada kelas X-6. Selain itu perbedaan hasil pembelajaran antara media Mentimeter dengan media komik strip juga ditunjukkan melalui hasil uji-t sampel independen. Uji tersebut menunjukkan bahwa rata-rata nilai akhir kelas X-8 79.86 dengan simpangan baku 6.616 sedangkan rata-rata nilai akhir kelas X-6 87.40 dengan simpangan baku 3.021. Nilai rata-rata skor N-Gain pada kelas X-8 10.13% dengan presentase N-Gain tertinggi 63%, dan terendah -25% sehingga dinyatakan tidak efektif. Sedangkan pada kelas X-6 rata-rata skor N-Gain 57.15% dengan N-Gain tertinggi 69%, dan terendah 5% sehingga dinyatakan cukup efektif.
Simpulan dari penelitian ini adalah, bahwa media komik strip terbukti cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran teks anekdot. Penggunaan komik strip sebagai media pembelajaran memberikan dampak yang positif dalam proses pembelajaran, karena mampu menyajikan materi secara menarik, konstektual, dan memicu daya analisis peserta didik terhadap isi dan makna dalam teks anekdot.
