Sinisme Terhadap Perilaku Berpolitik Tokoh dalam Cerpen-Cerpen Terpilih A.A. Navis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk sinisme terhadap perilaku berpolitik yang muncul dalam tiga cerpen pilihan karya A.A. Navis, yaitu "Penumpang Kelas Tiga", "Penangkapan", dan "Marah yang Merasai", serta mengidentifikasi konflik politik yang terjadi di antara tokoh-tokohnya. Sinisme dalam konteks ini didefinisikan sebagai ekspresi ketidakpercayaan, kritik tajam, dan sindiran terhadap praktik politik yang korup, penuh kepalsuan, atau tidak berpihak pada rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistika untuk mengkaji penggunaan bahasa dalam mengungkap sinisme dan sosiologi sastra untuk menelusuri kaitan antara teks sastra dan realitas sosial-politik Indonesia pada masa penulisannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinisme tokoh terhadap perilaku berpolitik ditampilkan melalui gaya bahasa ironi, sarkasme, dan satire. Temuan ini juga menunjukkan bahwa sinisme mencerminkan bentuk perlawanan moral terhadap kekuasaan yang sewenang-wenang dan bahwa karya sastra dapat menjadi media yang efektif untuk menyuarakan kritik sosial.
