Konflik Psikologis Tokoh Pada Serial Film Gadis Kretek
Abstract
Konflik psikologis merupakan bentuk pertentangan batin yang dialami individu akibat tekanan antara keinginan pribadi, norma sosial, dan kenyataan hidup. Ketika konflik ini menimbulkan kecemasan atau tekanan mental, individu secara tidak sadar menggunakan mekanisme pertahanan diri untuk menjaga kestabilan emosional. Dalam karya sastra, termasuk film, dinamika psikologis tokoh sering kali tergambar melalui konflik batin dan reaksi bawah sadar seperti represi, proyeksi, agresi, hingga regresi, yang menjadi mekanisme untuk meredakan tekanan mental dan menghindari rasa sakit emosional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui kajian psikologi sastra. Data diambil dari serial film Gadis Kretek, yang dianalisis berdasarkan teori konflik psikologis dan mekanisme pertahanan diri menurut Sigmund Freud. Fokus penelitian meliputi dua hal: (1) bagaimana konflik psikologis memengaruhi hubungan tokoh dengan tokoh lain, dan (2) bentuk mekanisme pertahanan diri yang digunakan tokoh dalam menghadapi konflik tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi intensif terhadap setiap adegan penting dan dianalisis dengan teknik klasifikasi serta triangulasi teori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh dalam serial Gadis Kretek mengalami berbagai konflik psikologis seperti kecemasan, kemarahan, dan kebimbangan. Konflik-konflik tersebut memengaruhi relasi antartokoh dan mencerminkan dinamika batin yang kompleks. Untuk menghadapi tekanan tersebut, para tokoh menggunakan berbagai mekanisme pertahanan diri seperti represi, proyeksi, pengalihan, agresi, apatis, dan regresi. Temuan ini memperlihatkan bahwa konflik psikologis tidak hanya membentuk karakterisasi tokoh, tetapi juga menjadi penggerak utama alur cerita dalam serial tersebut.
