Analisis Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa Terhadap Kinerja Pembangunan TPST (Studi Pada TPST Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang)
Abstract
Permusyawaratan Desa (BPD) terhadap kinerja aparatur desa dalam pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga indikator kinerja publik menurut Mardiasmo, yaitu ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan BPD mendukung tercapainya penggunaan anggaran pembangunan TPST yang lebih hemat dan tepat sasaran, meskipun tidak secara langsung menghasilkan pendapatan desa. Dari sisi efisiensi, BPD dinilai mampu memfasilitasi komunikasi yang cepat antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga pelaksanaan pembangunan lebih responsif dan tidak boros. Sementara itu, TPST Mulyoagung juga berhasil membuka lapangan kerja dan mengurangi volume sampah ke TPA melalui pemilahan sampah. Namun, pengawasan substantif BPD belum optimal karena keterbatasan kewenangan dan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas BPD agar pengawasan pembangunan berbasis masyarakat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci : BPD, TPST, Pengawasan, Kinerja, Desa Mulyoagung
