Efektivitas Kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Dalam Upaya Penertiban Pengguna Jalan Di Kota Malang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam menertibkan pengguna jalan di Kota Malang. Latar belakang penelitian didasari oleh tingginya angka pelanggaran lalu lintas serta kelemahan sistem tilang manual yang rawan penyimpangan. ETLE hadir sebagai inovasi penegakan hukum berbasis teknologi, dengan perekaman pelanggaran secara otomatis melalui kamera pengawas yang terhubung ke basis data nasional, sehingga meminimalkan interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari pihak terkait seperti Satlantas Polresta Malang Kota dan Dinas Perhubungan. Analisis efektivitas kebijakan mengacu pada lima indikator William N. Dunn, yaitu ketepatan, manfaat, perataan, responsivitas, dan efisiensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETLE memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepatuhan masyarakat dan penurunan angka pelanggaran tertentu, sekaligus memperkuat citra penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Namun, efektivitasnya belum optimal akibat keterbatasan jangkauan kamera, gangguan teknis, serta kurangnya sosialisasi. Faktor pendukung meliputi dukungan regulasi yang kuat, integrasi data dengan e-KTP, dan dukungan infrastruktur jaringan. Faktor penghambat mencakup rendahnya literasi lalu lintas sebagian masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan adaptasi teknologi yang belum merata.
Kesimpulannya, keberhasilan kebijakan ETLE di Kota Malang memerlukan penguatan sarana pendukung, peningkatan edukasi publik, serta koordinasi lintas instansi agar penerapannya dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Kata Kunci: ETLE, Efektivitas Kebijakan, Penegakan Hukum, Kota Malang
