Strategi Manajemen Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Di Desa Wisata Lumbung Stroberi Kota Batu
Abstract
Penelitian ini membahas tentang strategi manajemen pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Wisata Lumbung Stroberi Kota Batu. Latar belakang penelitian ini didasari oleh potensi lokal berupa buah stroberi yang melimpah di Desa Pandanrejo, yang kemudian dikembangkan menjadi objek wisata berbasis pertanian atau agrowisata. Untuk mengelola potensi tersebut, pemerintah desa membentuk BUMDes sebagai lembaga usaha desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi desa secara profesional dan berkelanjutan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen pengelolaan yang diterapkan oleh BUMDes Lumbung Stroberi, mengetahui hambatan yang dihadapi dalam proses pengelolaan, serta menggambarkan bagaimana keterlibatan masyarakat dalam upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan fungsi-fungsi manajemen menurut George R. Terry, yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating), dan pengawasan (controlling).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BUMDes masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum adanya rencana strategis tertulis, perjanjian kerja sama dengan petani yang masih bersifat lisan, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya pasar untuk stroberi segar. Selain itu, pada aspek perencanaan dan pengawasan, belum terdapat sistem yang berjalan secara sistematis dan terdokumentasi dengan baik. Dari sisi pengorganisasian, pembagian tugas belum merata, dan pada aspek pengarahan, partisipasi aktif hanya terlihat dari kalangan pemuda, sedangkan petani belum diberdayakan secara maksimal.
Selain itu, terdapat hambatan seperti menurunnya jumlah pengunjung saat musim hujan, keterbatasan pasar stroberi segar, belum adanya kerja sama dengan pihak swasta. Dari sisi pemberdayaan, BUMDes cukup berhasil melibatkan pemuda desa dalam operasional dan promosi wisata edukasi stroberi. Namun, petani stroberi kurang diberdayakan secara maksimal karena belum adanya pelatihan, bantuan teknis.
KATA Kunci : Strategi, Manajemen, Badan Usaha Milik Desa
