Studi Perbandingan Sistem Kata Sifat Superlatif Dalam Bahasa Arab dan Inggris serta Metode Pengajarannya
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penguasaan lebih dari satu bahasa termasuk bahasa Arab dan bahasa Inggris yang semakin banyak dipelajari di berbagai belahan dunia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara kontrastif struktur Ism Tafdhil (kata perbandingan) dalam bahasa Arab dan Degrees of Comparison dalam bahasa Inggris serta implikasinya terhadap pembelajaran morfologi (ṣarf).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan studi pustaka untuk menganalisis perbandingan ism tafdhil dalam kalimat bahasa Arab dan Indonesia. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur, kemudian disusun dan dianalisis secara mendalam menggunakan metode analisis teks. Sesuai dengan pandangan Bogdan dan Taylor, pendekatan ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan yang relevan dengan perilaku kebahasaan yang diamati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1. Terdapat sejumlah persamaan antara Ism Tafdhil atau Degrees of Comparison, seperti klasifikasi isim tafdhil, struktur bentuk perbandingan, struktur bentuk superlatif, bentuk tidak beraturan dalam perbandingan, serta isim tafdhil dalam bentuk majazi atau kiasan. (2 Namun demikian, ditemukan pula sejumlah perbedaan struktural yang signifikan, seperti perbedaan bentuk dasar, syarat pembentukan, Langkah atau perlakuan jika syarat pembentukan Ism Tafdhil tidak terpenuhi, Pola atau bentuk dari Ism Tafdhil, jenis kelamin gramatikal, dan posisi dalam kalimat, Bergantung pada jumlah suku kata (dalam penentuan bentuk perbandingan. (3 Metode yang digunakan dalam pengajaran kalimat perbandingan (ism tafdhil/tingkatan perbandingan) adalah metode dwibahasa (Dual Language Method) dan metode gramatika-tarjamah (Grammar Translation Method).
