Show simple item record

dc.contributor.authorWULANDARI, FIKI NOVITA
dc.date.accessioned2026-05-22T03:17:55Z
dc.date.available2026-05-22T03:17:55Z
dc.date.issued2025-01-23
dc.identifier.urihttp://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13243
dc.description.abstractPerkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi di era revolusi industri 4.0 telah membawa pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya mata pelajaran Fiqih, pemanfaatan teknologi digital menjadi tantangan sekaligus peluang. Pembelajaran Fiqih selama ini cenderung bersifat teoritis, abstrak, dan banyak mengandalkan metode ceramah, sehingga kerap menimbulkan kejenuhan pada peserta didik. Padahal, materi Fiqih memiliki peranan penting dalam membentuk pemahaman keagamaan yang aplikatif dan menanamkan nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Malang sebagai lembaga pendidikan Islam tingkat menengah juga turut menghadapi tuntutan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Fiqih diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, efektif, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa dalam memahami hukum-hukum Islam secara lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran teknologi digital dalam mengoptimalkan pembelajaran Fiqih di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Malang, menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta memberikan saran yang relevan untuk pengembangan pembelajaran berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung terhadap proses pembelajaran Fiqih yang menggunakan berbagai media digital seperti proyektor, video pembelajaran, animasi visual, dan sumber belajar online; wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Islam, kepala madrasah, dan siswa; serta dokumentasi berupa perangkat pembelajaran, bahan ajar digital, dan sumber-sumber pembelajaran dari media sosial, YouTube, dan internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital dalam pembelajaran Fiqih memberikan dampak positif terhadap peningkatan efektivitas pembelajaran. Peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi, partisipasi aktif dalam diskusi, serta pemahaman materi yang lebih baik melalui visualisasi dan contoh-contoh konkret yang disajikan secara interaktif. Teknologi digital membantu guru dalam vi menyajikan materi abstrak menjadi lebih mudah dipahami serta mampu menyesuaikan gaya belajar siswa yang cenderung lebih visual, audiovisual, dan kinestetik. Adapun faktor pendukung dalam optimalisasi pembelajaran Fiqih berbasis teknologi digital meliputi: (1) adanya dukungan dari pihak madrasah dalam pengadaan sarana teknologi pembelajaran; (2) adanya kemauan guru untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi teknologi; (3) ketersediaan berbagai media pembelajaran digital yang mudah diakses; serta (4) tingginya minat siswa terhadap pembelajaran berbasis teknologi yang dianggap lebih menarik dan menyenangkan. Sedangkan faktor penghambat meliputi: (1) keterbatasan jumlah perangkat teknologi seperti proyektor dan komputer; (2) kendala jaringan internet yang tidak stabil saat pembelajaran (3) belum optimalnya penguasaan teknologi digital pada sebagian guru yang masih gagap teknologi (gaptek); serta (4) keterbatasan sumber daya pendanaan madrasah untuk melakukan pengembangan fasilitas teknologi secara berkelanjutan. Sebagai saran, diperlukan upaya berkelanjutan dari pihak madrasah maupun pemerintah dalam memberikan dukungan sarana prasarana yang memadai, mengadakan pelatihan dan pendampingan intensif bagi guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran, serta mendorong guru untuk mengembangkan inovasi media pembelajaran digital yang relevan dengan perkembangan zaman dan sesuai karakteristik materi Fiqih. Selain itu, penting pula membangun budaya literasi digital di kalangan siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif dalam mendukung pembelajaran agama. Dengan adanya sinergi dari seluruh pihak, diharapkan pembelajaran Fiqih tidak hanya berjalan efektif, namun juga mampu membentuk pemahaman keagamaan yang kuat dan aplikatif pada peserta didik di era digital saat ini.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectTeknologi Digitalen_US
dc.subjectPembelajaran Fiqihen_US
dc.subjectOptimalisasi Pembelaajaranen_US
dc.titlePeran Teknologi Digital Dalam Mengoptimalkan Pembelajaran Fiqih Kelas Vii Di Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Malangen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang