Show simple item record

dc.contributor.authorFitriani, Devi
dc.date.accessioned2026-07-13T04:52:33Z
dc.date.available2026-07-13T04:52:33Z
dc.date.issued2026-04-20
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13385
dc.description.abstractPendahuluan: Menopause menyebabkan defisiensi estrogen, yang mengganggu proses remodeling tulang, sehingga meningkatkan resorpsi tulang dan mengurangi pembentukan tulang, yang memicu terjadinya osteoporosis. Terapi antiosteoporosis bifosfonat memiliki efek samping yaitu gangguan gastrointestinal, dan fraktur femur atipikal, sehingga perlu terapi alternatif yang aman. Tridax procumbens (T. procumbens/TP) memiliki senyawa aktif yang berpotensi sebagai modulasi metabolisme tulang. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efek ekstrak T. procumbens pada sel osteoblas dan osteoklas tulang femur tikus pasca-ovariektomi. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan post-only control group pada tikus Wistar betina (usia 10 minggu, 100–200 gram). Hewan dibagi menjadi lima kelompok: Sham, Ovariektomi (OVX), dan kelompok perlakuan OVX plus ekstrak T. procumbens 250, 500, dan 750 mg (n=6 per kelompok) dan total tikus 30. Sampel penelitian menggunakan tulang Distal Femur Metaphysis bagian kanan. Variabel penelitian yakni jumlah osteoblas dan osteoklas melalui metode histomorfometri jaringan tulang setelah pewarnaan Hematoksilin Eosin (H&E). Pengamatan dilakukan menggunakan mikroskop dengan perbesaran 400× dengan menghitung jumlah sel pada setiap lapang pandang. Setiap preparat diamati pada 5 lapang pandang. Analisis data jumlah osteoblas menggunakan uji parametrik One-Way ANOVA dan jumlah oateoklas menggunakan uji non-parametrik Kruskal Wallis, dikatakan signifikan bila p<0,05. Hasil: Pemberian ekstrak T. procumbens dosis 250 mg, 500 mg, dan 750 mg dapat meningkatkan jumlah osteoblas berturut-turut sebesar 60%, 80%, 116% dibandingkan kelompok OVX (p<0,05). Sedangkan pemberian ekstrak T. procumbens dosis 500 mg, dan 750 mg dapat menurunkan jumlah osteoklas berturut-turut sebesar 50%, dan 61% dibandingkan kelompok OVX (p<0,05). Kondisi ini diduga karena adanya senyawa antiinflamasi dan antioksidan pada T. procumbens yang dapat menekan stres oksidatif dan menghambat aktivasi jalur NF-κB. Simpulan: Ekstrak T. procumbens membantu perbaikan remodeling tulang pada tikus Wistar model menopause dengan cara meningkatkan osteoblas dan menurunkan osteoklas. Kata Kunci: Tridax procumbens; Osteoblas; Osteoklas; Osteoporosisen_US
dc.language.isootheren_US
dc.subjectTridax procumbensen_US
dc.subjectOsteoblasen_US
dc.subjectOsteoklasen_US
dc.subjectOsteoporosisen_US
dc.titlePengaruh Pemberian Ekstrak Gletang (Tridax Procumbens) Terhadap Jumlah Osteoblas Dan Osteoklas Pada Tulang Femur Tikus Wistar Pasca Ovariektomien_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang