| dc.description.abstract | Kemerosotan karakter religius di kalangan peserta didik akibat lemahnya pendidikan agama praktis, kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh negatif globalisasi dan media sosial menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan. MTsN Kota Pasuruan merespons tantangan ini dengan mengembangkan program unggulan tahfidz untuk memperkuat karakter religius siswa melalui pembiasaan ibadah dan hafalan Al-Qur'an. Program ini bertujuan membentuk kepribadian Islami yang kokoh dan menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, serta akhlak mulia. Karakter religius merupakan wujud implementasi nilai-nilai Iman, Islam, dan Ihsan dalam perilaku sehari-hari berdasarkan ajaran Al-Qur'an dan Hadits. MTsN Kota Pasuruan mengintegrasikan pembentukan karakter religius melalui program unggulan tahfidz yang berbasis pembiasaan ibadah dan penguatan hafalan Al-Qur'an. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas keimanan, kedisiplinan, serta membentuk akhlak mulia siswa melalui praktik keagamaan rutin dan berkelanjutan.
Berdasarkan konteks penelitian diatas peneliti merumuskan masalah yakni tentang bagaimana perencanaan, implementasi, dan evaluasi Internalisasi Karakter Religius Melalui Program Unggulan Tahfidz di MTsN Kota Pasuruan. Dengan tujuan Menjelaskan secara deskriptif tentang Perencanaan, Strategi Implementasi, dan Evaluasi Internalisasi Karakter Religius Melalui Program Unggulan Tahfidz di MTsN Kota Pasuruan
Adapun pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam fenomena yang terjadi du lapangan. Subyek dalam penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Guru Tahfidz dan Siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif Miles, Hubermen dan Saldana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi karakter religius melalui program tahfidz di MTsN Kota Pasuruan dimulai dari Perencanaan internalisasi karakter religius yang dilakukan dengan penyusunan kurikulum khusus tahfidz, menetapkan target hafalan, pembiasaan kegiatan ibadah seperti sholat dhuha dan dhuhur berjamaah, serta integrasi visi-misi madrasah ke dalam kegiatan akademik dan non-akademik. dan dalam Strategi implementasi menggunakan pendekatan pembiasaan, keteladanan guru, program setoran hafalan, muraja'ah, sambung ayat (ayatan), tes hafalan bulanan, tasmi' satu juz mingguan, dan pemberian reward kepada siswa yang mencapai target hafalan. Pembiasaan ini efektif dalam menanamkan nilai disiplin, keikhlasan, rasa tanggung jawab, serta semangat religius yang tinggi. Serta Evaluasi internalisasi karakter religius dilakukan setiap hari melalui observasi perilaku religius siswa, sistem poin ketertiban, serta evaluasi berkala bersama orang tua melalui buku penghubung. | en_US |