| dc.description.abstract | Benalu mangga (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) merupakan tumbuhan parasit yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid, sehingga berpotensi sebagai bahan dasar minuman herbal. Namun, karena berasal dari alam, ekstrak tumbuhan ini rentan terhadap kontaminasi mikroba yang dapat mempengaruhi mutu dan keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kandungan cemaran mikroba pada ekstrak etanol daun benalu mangga sesuai standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 29 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, ekstrak yang dihasilkan diuji untuk mengetahui Angka Lempeng Total (ALT) sebagai indikator kontaminasi mikroba dan Angka Kapang Khamir (AKK) untuk kontaminasi kapang dan khamir. Hasil penelitian menunjukkan nilai ALT sebesar 6,06 x 10³ CFU/g dan AKK sebesar 2,9 x 102 CFU/g, hasil pengujian menunjukkan bahwa masih di bawah batas maksimum yang ditetapkan BPOM. Temuan ini mendukung penggunaan ekstrak benalu mangga sebagai bahan baku minuman herbal dan menjadi dasar penelitian lebih lanjut mengenai keamanan dan mutu produk herbal berbahan dasar ekstrak tumbuhan ini.
Kata Kunci: angka lempeng total, angka kapang khamir, benalu mangga, Dendrophthoe pentandra (L.) Miq., standar BPOM. | en_US |