| dc.description.abstract | Layaknya sebuah investasi negara, kehidupan bangsa di masa depan bergantung pada anak-anak. Karena mereka adalah generasi penggerak dan penerus negara, mereka berhak atas perlindungan, pembentukan karakter, dan pengembangan pendidikan yang layak. Meskipun sudah ada undang-undang yang mengatur tentang perlindungan anak, namun saat ini masih dijumpai permasalahan terkai dengan anak di Indonesia, seperti kekerasan kekerasan seksual. Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) merupakan salah satu perwujudan dalam pelaksanaan penanggulangan korban kekerasan di kota Malang.
Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan kebijakan penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak, implementasi kebijakan serta faktor pendukung dan penghambat Implementasi kebijakan penanganan Kekerasan seksual terhadap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT PPA memiliki dasar hukum atau regulasi yang menjadi pijakan dalam bertindak, Hasil penelitian ini menemukan bahwa DP3AP2KB Kota Malang telah melaksanakan kebijakan kekerasan seksual kepada anak setiap tahunnya namun masih belum bisa dikatakan berjalan dengan baik dikarenakan masih terdapat kendala dalam implementasinya, yaitu keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kesadaran masyarakat, sarana dan prasana berupa pembangunan kantor yang sempit serta kendaraan milik UPT sendiri belum ada.
Kata Kunci: Implementasi kebijakan, Kekerasan Seksual, Anak | en_US |