Show simple item record

dc.contributor.authorMaharani, Alifianissa Ananda
dc.date.accessioned2026-07-20T06:01:46Z
dc.date.available2026-07-20T06:01:46Z
dc.date.issued2026-02-02
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13627
dc.description.abstractNovel 9 Matahari karya Adenita menghadirkan kisah perjuangan tokoh utama dalam menempuh pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi dan tekanan sosial. Permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana perspektif pendidikan karakter direpresentasikan dalam novel 9 Matahari, khususnya melalui penggambaran proses pembentukan karakter tokoh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif pendidikan karakter yang dibangun dalam novel 9 Matahari karya Adenita, serta mengkaji perspektif pendidikan karakter yang dominan, terutama yang berkaitan dengan resiliensi sosial dan kreativitas tokoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian analisis isi. Data primer berupa teks novel 9 Matahari karya Adenita, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan kajian teoretis yang relevan dengan pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan intensif dan pencatatan data, kemudian dianalisis menggunakan kerangka teori pendidikan karakter Thomas Lickona, teori resiliensi sosial Ann S.Masten, serta teori kreativitas Utami Munandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif pendidikan karakter dalam novel 9 Matahari direpresentasikan melalui berbagai pola pembentukan karakter tokoh, yang mencerminkan cara novel memandang pendidikan karakter sebagai proses pengalaman hidup. Dari hasil analisis ditemukan 7 data yang merepresentasikan perspektif pendidikan karakter. Perspektif pendidikan karakter yang paling dominan adalah perspektif resiliensi sosial yang muncul dalam 11 data dan perspektif kreativitas yang muncul dalam 8 data. Perspektif resiliensi sosial ditunjukkan melalui penggambaran kemampuan tokoh utama untuk bertahan, bangkit, dan beradaptasi secara positif dalam menghadapi tekanan akademik, finansial, dan sosial. Sementara itu, perspektif kreativitas ditampilkan melalui kemampuan tokoh dalam mengembangkan gagasan baru, bersikap fleksibel, serta mewujudkan ide menjadi tindakan nyata sebagai bagian dari proses pendidikan karakter. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa novel 9 Matahari karya Adenita merepresentasikan perspektif pendidikan karakter secara konkret dan terukur melalui pengalaman tokoh utama. Perspektif pendidikan karakter dalam novel ini menempatkan resiliensi sosial dan kreativitas sebagai aspek penting dalam proses pembentukan karakter.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectpendidikan karakteren_US
dc.subjectresiliensi sosialen_US
dc.subjectkreativitasen_US
dc.subjectnovel 9 Mataharien_US
dc.titlePerspektif Pendidikan Karakter pada Novel 9 Matahari Karya Adenitaen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang