Show simple item record

dc.contributor.authorSEPTIAN NUR, MAULANA
dc.date.accessioned2026-07-21T04:11:51Z
dc.date.available2026-07-21T04:11:51Z
dc.date.issued2026-03-11
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13666
dc.description.abstractKeterbatasan lahan pemakaman merupakan permasalahan global yang semakin mendesak pada setiap daerah, khususnya di wilayah perkotaan yang banyak penduduk. Pemerintah seringkali memilih untuk mengimplementasikan kebijakan baru atau memperbaiki kebijakan yang ada secara bertahap. Kota Malang yang di kelola oleh pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup berjumlah 9 TPU Dikutip dari Radar Malang (2024) daya tampung dua area pemakaman TPU Gadingkasri dan TPU Sukun Gang VII terdata akan penuh. Pada TPU Gadingkasri mulai 2019 tercatat dengan keterangan terbatas, berdasar lahan area makam dengan luas 1.607 meter persegi, pemakaian mencapai 2.057 meter persegi. Penelitian bertujuan mengetahui dan menganalisis serta memahami strategi pemerintah untuk menangani kekurangan lahan pemakaman pada UPT Pengelolaan Pemakaman Umum Kota Malang. Tantangan yang dihadapi oleh UPT Pengelolaan Pemakaman Umum dalam mengelola lahan pemakaman di Kota Malang. Dan menganalisis dan memahami dampak dari implementasi strategi pemerintah terhadap masyarakat dan pemangku kepentingan terkait dalam hal ketersediaan dan pengelolaan lahan pemakaman di Kota Malang. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif guna menggambarkan secara rinci baik mendalam strategi yang digunakan oleh pemerintah Kota Malang, untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan pemakaman. Lokasi penelitian yaitu di Kantor UPT Pengelolaan Pemakaman Umum Kota Malang khususnya di TPU Sukun Gang VII dan TPU Gading Kasri. Sumber data yaitu data primer juga data sekunder, analisa pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, juga dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai analisa deskriptif meliputi: Reduksi Data, Penyajian Data, beserta Kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan tiga Triangulasi yaitu Triangulasi Sumber, Triangulasi Waktu, beserta Triangulasi Teknik. Hasil penlitian ini menunujukkan bahwa Strategi pemerintah Kota Malang untuk menangani kendala lahan pemakaman dengan menerapkan sistem Pemakaman Penumpangan (Tumpak Tindih) dengan syarat yang dimakamkan harus satu keluarga dan telah disetujui oleh keluarga tersebut. Pemerintah akan merencanakan program Kremasi untuk mengurangi penggunaan lahan. Tantangan yang dihadapi UPT dalam pengelolaan emakaman yakni tidak bisa menganggarkan sendiri dikarenakan anggarannya terpusat di DLH kebanyakan warga sekitar membuang sampah asal-asalan ke TPU. Dampak Implementasi strategi pemerintah terkait lahan pemakaman (TPU) berdampak signifikan pada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait. Dimana implementasi memiliki dampak positif, negative, internal, dan eksternal terhadap masyarakat sekitar TPU Sukun Gang VII dan TPU Gadingkasri.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectStrategien_US
dc.subjectTantanganen_US
dc.subjectDampak Implementasien_US
dc.titleStrategi Pemerintah Dalam Penanganan Keterbatasan Lahan Pemakaman (Studi Kasus Unit Pelaksanaan Teknis Pengelolaan Pemakaman Umum Kota Malang)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang