| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya internalisasi nilai-nilai multikultural dalam pendidikan Islam nonformal sebagai upaya memperkuat interaksi sosial santri di tengah keberagaman karakter dan kemampuan yang dimiliki peserta didik. Pembelajaran seni tilawah Al-Qur'an tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga berpotensi menjadi media penanaman nilai-nilai sosial yang mendukung terbentuknya hubungan sosial yang harmonis antar santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai multikultural yang diinternalisasikan, proses internalisasi nilai-nilai multikultural, serta hasil internalisasi nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran seni tilawah Al-Qur'an dalam penguatan interaksi sosial santri di TPQ Baiturrahman Gading Kasri Malang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai-nilai multikultural yang diinternalisasikan melalui pembelajaran seni tilawah Al-Qur'an meliputi nilai toleransi (saling menghargai), keadilan, kerja sama, dan keterbukaan; (2) proses internalisasi nilai-nilai multikultural dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, nilai-nilai multikultural ditanamkan melalui interaksi antara pembina tilawah dan santri, latihan kelompok, pembiasaan sikap sosial, serta kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) internal; (3) hasil internalisasi nilai-nilai multikultural terlihat pada berkembangnya sikap saling menghargai, kerja sama, keterbukaan, keadilan, sportivitas, solidaritas sosial, dan kesetaraan sosial antar santri. Santri mampu menerima perbedaan kemampuan tilawah, saling membantu dalam proses belajar, menerima masukan secara positif, menghargai hak dan kesempatan peserta lain, serta menjaga hubungan yang harmonis selama kegiatan pembelajaran maupun MTQ internal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni tilawah Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga efektif sebagai media internalisasi nilai-nilai multikultural dalam memperkuat interaksi sosial santri di lingkungan TPQ.
Kata Kunci: Internalisasi Nilai, Multikultural, Seni Tilawah, Toleransi Sosial, TPQ. | en_US |