| dc.description.abstract | Pembelajaran menulis teks cerita pendek di sekolah menengah masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya keterlibatan siswa, kurangnya kedalaman pemahaman materi, serta minimnya integrasi nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan menulis siswa yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong pemahaman mendalam dan keterlibatan aktif siswa, salah satunya melalui penerapan pendekatan deep learning dengan model Project Based Learning (PjBL).
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan menulis cerita pendek berbasis kearifan lokal siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan deep learning melalui model PjBL di kelas XI SMAN 1 Singosari; (2) mendeskripsikan kemampuan menulis cerita pendek berbasis kearifan lokal siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional di kelas XI SMAN 1 Singosari; dan (3) menguji efektivitas penerapan pendekatan deep learning dengan model PjBL terhadap kemampuan menulis cerita pendek berbasis kearifan lokal siswa kelas XI SMAN 1 Singosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment menggunakan desain nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks cerita pendek berbasis kearifan lokal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan menulis cerita pendek berbasis kearifan lokal siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan setelah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan deep learning melalui model PjBL; (2) kemampuan menulis siswa kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional juga mengalami peningkatan, namun lebih rendah dibandingkan kelas eksperimen; dan (3) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan selisih rata-rata sebesar 11,73 poin, sehingga penerapan pendekatan deep learning dengan model PjBL menunjukkan perbedaan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek berbasis kearifan lokal siswa kelas XI SMAN 1 Singosari. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pendekatan deep learning dengan model Project Based Learning direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang inovatif, kontekstual, dan efektif. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penerapan pendekatan ini pada jenis teks lain dan jenjang pendidikan yang berbeda. | en_US |