Show simple item record

dc.contributor.authorFirmansyah
dc.date.accessioned2026-07-22T02:50:30Z
dc.date.available2026-07-22T02:50:30Z
dc.date.issued2026-02-06
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13741
dc.description.abstractPendidikan karakter menjadi salah satu aspek penting dalam sistem pendidikan karena tidak hanya menekankan pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan sikap dan moral peserta didik. Karya sastra, khususnya novel, memiliki potensi sebagai media penanaman nilai karakter melalui pengalaman tokoh dan alur cerita. Kesenjangan penelitian terletak pada masih terbatasnya kajian yang memadukan analisis nilai pendidikan karakter dalam karya sastra dengan persepsi mahasiswa Calon pendidik pemula sebagai calon pendidik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian analisis isi novel dengan data empiris berupa wawancara mahasiswa Calon pendidik pemula untuk melihat relevansi nilai karakter dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode interdisipliner antara sastra dan pendidikan. Data penelitian diperoleh dari teks novel Laskar Pelangi serta hasil wawancara mahasiswa calon pendidik pemula . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi nilai pendidikan karakter dalam novel dan analisis tematik untuk mengkaji persepsi mahasiswa calon pendidik pemula . Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Laskar Pelangi mengandung berbagai nilai pendidikan karakter, seperti religiusitas, kejujuran, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kepedulian sosial, semangat belajar, solidaritas, dan cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui tokoh, peristiwa, serta konflik yang terdapat dalam cerita dan selaras dengan tiga komponen pendidikan karakter menurut Thomas Lickona, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action. Mahasiswa Calon pendidik pemula memiliki persepsi positif terhadap nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel serta menilai bahwa karya sastra dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai karakter kepada peserta didik. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pemanfaatan karya sastra sebagai sarana pembentukan karakter dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah informan yang terbatas sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectpendidikan karakteren_US
dc.subjectnovel Laskar Pelangien_US
dc.subjectteori Thomas Lickonaen_US
dc.subjectpersepsi mahasiswa calon pendidik pemulaen_US
dc.titleNilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Laskar Pelangi Berdasarkan Teori Pendidikan Thomas Lickona dan Persepsi Mahasiswa Calon Pendidik Pemulaen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang