Show simple item record

dc.contributor.authorVirdania, Shalsabilla
dc.date.accessioned2026-07-22T03:02:03Z
dc.date.available2026-07-22T03:02:03Z
dc.date.issued2026-04-24
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13745
dc.description.abstractPelaksanaan pelayanan publik di Kota Malang diupayakan untuk menjamin hak akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas tunanetra, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Upaya ini diwujudkan oleh Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang melalui inovasi Layanan Pojok Braille (Lapo BRA). Namun dalam praktiknya masih terdapat hambatan yang mengurangi efektivitas layanan. Kendala utama meliputi keterbatasan koleksi buku Braille yang bergantung pada pihak luar, minimnya jumlah pustakawan sehingga pendampingan kurang maksimal, tata kelola ruangan yang belum ramah disabilitas, serta sosialisasi yang hanya menjangkau kelompok yayasan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas serta hambatan Lapo BRA bagi penyandang disabilitas tunanetra. Penelitian menggunakan dua teori, yakni Teori Efektivitas Sutrisno (2010) yang mencakup pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata; serta Karakteristik Masalah Mazmanian dan Sabatier dalam Subarsono (2008) yang meliputi kesulitan teknis, keragaman perilaku kelompok sasaran, proporsi kelompok sasaran, dan cakupan perubahan perilaku. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder, serta analisis data menggunakan model Milles, Huberman, & Saldana (2014) melalui empat tahap: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapo BRA berjalan cukup baik pada aspek pemahaman program oleh petugas. Namun secara keseluruhan program belum berjalan optimal, terlihat dari keterbatasan fasilitas, minimnya petugas, seleksi pengguna yang informal, serta jangkauan layanan yang terbatas akibat hambatan aksesibilitas. Penelitian ini merekomendasikan penerapan Sistem Volunteering Based-Internship (VBI) untuk mengatasi kekurangan SDM dan pengembangan aplikasi e-profile pengguna guna meningkatkan tata kelola serta jangkauan layanan secara terukur. Kata Kunci: Layanan Pojok Braille (Lapo BRA), Disabilitas Tunanetra, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malangen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectLayanan Pojok Braille (Lapo BRA)en_US
dc.subjectDisabilitas Tunanetraen_US
dc.subjectDinas Perpustakaan Umumen_US
dc.subjectArsip Daerah Kota Malangen_US
dc.titleEfektivitas Layanan Pojok Braille (Lapo Bra) Dalam Meningkatkan Literasi Baca Disabilitas Tunanetra (Studi Pada Dinas Perpustakaan Umum Dan Arsip Daerah Kota Malang)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang