| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji transformasi birokrasi sebagai agenda krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, dengan studi kasus difokuskan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu yang diakui sebagai praktik baik (best practice). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam proses transformasi birokrasi di DPMPTSP Kota Batu yang mencakup aspek struktural-prosedural, kultural, dan relasional, serta implikasinya terhadap terwujudnya pelayanan publik yang responsif dan akuntabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPMPTSP Kota Batu telah melakukan transformasi struktural-prosedural secara radikal melalui perampingan organisasi dari model hierarkis-tersekat menjadi fungsional-kolaboratif, serta simplifikasi masif prosedur (dari 130 SOP menjadi 62 SOP) yang ditopang oleh ekosistem digital terintegrasi. Transformasi kultural terwujud melalui pergeseran mindset aparatur menuju etos pelayanan publik yang didorong oleh internalisasi nilai BerAKHLAK, sistem manajemen kinerja berbasis data (APIK-E), serta mekanisme reward and punishment yang transparan. Secara relasional, terjadi pergeseran dari hubungan transaksional menjadi kemitraan partisipatif melalui inovasi layanan proaktif seperti “MAMPIR BOSS” dan “Njagong Bareng”. Implikasi dari transformasi ini adalah peningkatan signifikan pada kualitas pelayanan publik. Responsivitas meningkat melalui akselerasi waktu layanan yang ekstrem (misalnya, izin reklame dari 12 hari menjadi 2 jam) dan pelayanan yang lebih empatik. Akuntabilitas diperkuat melalui transparansi radikal, pertanggungjawaban berbasis kinerja (nilai SAKIP 87,56), dan integritas kelembagaan yang kokoh, yang terbukti dari Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 91,19 dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) 4,00. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi di DPMPTSP Kota Batu terletak pada kemampuannya mengintegrasikan perubahan sistem, budaya, dan relasi secara sinergis, yang pada akhirnya menciptakan siklus positif antara birokrasi yang efisien, pelayanan yang humanis, dan kepercayaan publik yang tinggi.
Kata Kunci: Transformasi Birokrasi, Pelayanan Publik, Responsivitas, Akuntabilitas, Dynamic Governance, DPMPTSP Kota Batu. | en_US |