Show simple item record

dc.contributor.authorKholifah, Nurul
dc.date.accessioned2026-07-27T06:43:04Z
dc.date.available2026-07-27T06:43:04Z
dc.date.issued2026-02-04
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13839
dc.description.abstractPembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka diarahkan tidak hanya pada penguasaan keterampilan berbahasa, tetapi juga pada penguatan literasi serta pembentukan karakter murid melalui pembelajaran berbasis teks yang kontekstual dan bermakna. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan di sekolah masih didominasi oleh buku teks yang bersifat umum, kurang kontekstual, dan belum mengintegrasikan budaya lokal sebagai sumber belajar. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya literasi budaya murid serta belum optimalnya internalisasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Padahal, budaya Majapahit di kawasan Trowulan sebagai pusat sejarah dan peradaban Nusantara memiliki kekayaan nilai, narasi, dan peninggalan budaya yang relevan untuk dijadikan konteks pembelajaran, khususnya dalam menumbuhkan literasi budaya dan karakter murid. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kebutuhan guru dan murid terhadap pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan budaya Majapahit di Trowulan, (2) mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia menggunakan model pengembangan 4D, (3) mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan penilaian ahli dan pengguna, serta (4) menguji efektivitas bahan ajar dalam meningkatkan literasi budaya dan karakter murid SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas guru Bahasa Indonesia dan murid SMP. Teknik pengumpulan data meliputi angket analisis kebutuhan guru dan murid, lembar validasi ahli, angket kepraktisan, serta instrumen uji efektivitas bahan ajar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan, proses pengembangan, kelayakan, dan efektivitas bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan guru dan murid mengindikasikan perlunya bahan ajar Bahasa Indonesia yang bersifat kontekstual, menarik, dan relevan dengan lingkungan budaya murid. Guru membutuhkan bahan ajar yang mampu mengintegrasikan pembelajaran bahasa dengan nilai budaya lokal, sedangkan murid membutuhkan bahan ajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga dekat dengan pengalaman dan lingkungan mereka. Pada tahap pengembangan, bahan ajar dirancang dan dikembangkan melalui model 4D dengan memuat materi, contoh teks, aktivitas pembelajaran, serta evaluasi yang terintegrasi dengan budaya Majapahit di Trowulan. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan ditinjau dari aspek isi, kebahasaan, dan penyajian. Selanjutnya, hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa bahan ajar mudah digunakan oleh guru dan murid serta mendukung pembelajaran yang aktif dan bermakna. Hasil uji efektivitas juga menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar mampu meningkatkan literasi budaya murid dan mendukung penguatan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan budaya Majapahit di Trowulan layak dan efektif digunakan sebagai sumber pembelajaran. Bahan ajar ini tidak hanya mendukung pencapaian kompetensi kebahasaan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan literasi budaya dan pembentukan karakter murid. Oleh karena itu, disarankan agar produk bahan ajar ini didiseminasikan secara lebih luas melalui forum guru, kegiatan pelatihan, serta implementasi di sekolah lain dengan karakteristik serupa. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan bahan ajar bermuatan budaya lokal pada jenjang pendidikan yang berbeda atau mengkaji pengaruhnya terhadap kompetensi lain, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kesadaran kebinekaan murid. Kata kunci: bahan ajar, literasi budaya, karakter muriden_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectbahan ajaren_US
dc.subjectliterasi budayaen_US
dc.subjectkarakter muriden_US
dc.titlePengembangan Bahan Ajar Inovatif Bahasa Indonesia Bermuatan Budaya Majapahit Di Trowulan Untuk Literasi Budaya Dan Karakter Muriden_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang