Show simple item record

dc.contributor.authorRafli, Muhammad Rizky Nur
dc.date.accessioned2026-07-28T06:16:34Z
dc.date.available2026-07-28T06:16:34Z
dc.date.issued2025-11-25
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13885
dc.description.abstractPermasalahan pengelolaan sampah di Kota Kediri semakin kompleks seiring meningkatnya timbulan sampah setiap tahun, yang pada tahun 2024 mencapai 182,28 ton per hari dan masih didominasi oleh sampah organik serta anorganik bernilai daur ulang. Pemerintah Kota Kediri telah menerapkan Program Zero Waste sebagai upaya pengurangan sampah dari sumber, salah satunya melalui penguatan peran bank sampah. Namun, pengelolaan Bank Sampah Sri Wilis sebagai salah satu bank sampah aktif masih menghadapi kendala administratif akibat pencatatan manual yang berdampak pada rendahnya efisiensi, transparansi, dan akurasi pelaporan. Oleh karena itu, penerapan Aplikasi SW Bank sebagai inovasi digital menjadi penting untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Bank Sampah Sri Wilis, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pengelola bank sampah, nasabah, serta Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan kerangka analisis implementasi kebijakan mengacu pada teori George C. Edwards III yang menekankan empat indikator utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori pengelolaan sampah berbasis masyarakat dari Kastaman, Douglas dkk., Anschütz, dan Aryenti yang menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sampah serta konsep Zero Waste Paul Connett (2013), yang menekankan pengurangan timbulan sampah dari sumber melalui pemilahan dan pendaurulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Aplikasi SW Bank mampu meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi, mempercepat proses pelaporan, serta meningkatkan transparansi pengelolaan sampah di Bank Sampah Sri Wilis. Aplikasi ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam memilah dan menyetorkan sampah karena adanya sistem pencatatan digital yang memberikan nilai ekonomi secara jelas. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi digital sebagian nasabah, keterbatasan sarana pendukung, serta adaptasi pengguna terhadap sistem baru. Kesimpulannya, Aplikasi SW Bank berperan penting dalam mendukung Program Zero Waste di Kota Kediri, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada penguatan edukasi, pendampingan berkelanjutan, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Kata Kunci: Aplikasi SW Bank; Implementasi Kebijakan; Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat; Zero Waste; George C. Edwards III; Paul Conneten_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectAplikasi SW Banken_US
dc.subjectImplementasi Kebijakanen_US
dc.subjectPengelolaan Sampah Berbasis Masyarakaten_US
dc.subjectZero Wasteen_US
dc.subjectGeorge C. Edwards IIIen_US
dc.subjectPaul Conneten_US
dc.titleImplementasi Aplikasi Sw Bank Dalam Pengelolaan Sampah Untuk Mewujudkan Program Zero Waste Kota Kediri (Studi Kasus Pada Bank Sampah Sri Wilis Mojoroto)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang