| dc.description.abstract | Pelaksanaan pelayanan publik di Indonesia khususnya di Kabupaten Sampang diterapkan melalui berbagai inovasi peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan, salah satunya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Namun, dalam praktiknya masih ditemui sejumlah permasalahan seperti kinerja pegawai yang belum optimal, prosedur pelayanan yang rumit, serta fasilitas pelayanan yang kurang memadai. Selain itu, kurangnya informasi dan sosialisasi kepada masyarakat menyebabkan proses pelayanan belum berjalan efektif dan efisien sesuai dengan harapan publik.
Penelitian ini menggunakan dua teori indikator yang mana 1) indikator Kinerja Pegawai menurut Robbins (2006) yaitu: a) Kualitas (Mutu), b) Kuantitas (Jumlah), c) Ketepatan Waktu, d) Efektivitas, e) Kemandirian. Sedangkan yang kedua Indikator Kualitas Pelayanan Publik yang mana Menurut Zeithaml (1990) dalam Pasolong (2013:135) yaitu a) Tangible, b) Reliability, c) Responsiveness, d) Assurance, e) EmphatyJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Milles, Huberman, & Saldana. (2014) yang meliputi 4 tahap yaitu pengumpulan data, Kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis kinerja pegawai Dispendukcapil Kab.Sampang dan Kualitas Pelayanan yang diberikan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan publik dan kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sampang dari seluruh indikator masih belum berjalan maksimal secara efektif. Pada aspek pelayanan publik, masih ditemukan berbagai kendala seperti proses pelayanan yang belum efisien, keterbatasan fasilitas, serta kurangnya kejelasan informasi kepada masyarakat. Sementara itu, pada aspek kinerja pegawai, masih terlihat rendahnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta efektivitas dalam penyelesaian pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi pelayanan publik dan kinerja pegawai di Dispendukcapil Kabupaten Sampang sebagai upaya mewujudkan layanan administrasi kependudukan yang cepat, tepat, dan berkualitas dapat dikatakan telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan dari segi profesionalitas aparatur, kecepatan pelayanan, dan optimalisasi sarana prasarana agar kepuasan masyarakat dapat tercapai secara menyeluruh.
Kata Kunci: Kinerja Pegawai, Kualitas Pelayanan Publik, Dispendukcapil Kabupaten Sampang | en_US |