Show simple item record

dc.contributor.authorWIBOWO, ERIK
dc.date.accessioned2026-07-29T01:56:49Z
dc.date.available2026-07-29T01:56:49Z
dc.date.issued2024-11-06
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13892
dc.description.abstractPenelitian ini mengangkat fenomena unik yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga pasangan suami istri pemilik Warung Madura 24 jam di Kelurahan Pagentan, Singosari, Malang. Di tengah kesibukan menjaga warung yang hampir tidak pernah tutup, bagaimana sesungguhnya mereka menjalankan relasi suami istri dalam konteks hak dan kewajiban, khususnya dalam hal nafkah? Lebih dari sekadar pemenuhan materi, penelitian ini mengupas dinamika relasi yang terbentuk dalam kesibukan, kelelahan, cinta, dan komitmen yang terus diperjuangkan bersama. Penelitian ini berjudul “Pemenuhan Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Hal Nafkah di Kalangan Pasangan Warung Madura 24 Jam Perspektif Qirā’ah Mubādalah di Kelurahan Pagentan Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.” Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pasangan suami istri pemilik Warung Madura 24 jam memenuhi hak dan kewajiban mereka, serta bagaimana prinsip kesalingan (mubādalah) diterapkan dalam realitas keseharian mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa mayoritas pasangan tetap memegang prinsip agama dan budaya: suami bertanggung jawab utama atas nafkah, sementara istri hadir sebagai penyokong, bukan pengganti. Peran istri dalam membantu mengelola warung dilakukan atas dasar keikhlasan dan musyawarah, bukan paksaan. Sikap saling mendukung, saling percaya, dan berbagi beban secara proporsional menjadi warna dalam hubungan mereka. Dalam perspektif qirā’ah mubādalah, hubungan suami istri di kalangan pemilik Warung Madura ini mencerminkan prinsip kesalingan yang adil dan manusiawi. Nafkah bukan sekadar beban materi, melainkan bagian dari komitmen bersama membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Di balik etalase rokok dan rak mie instan, tersimpan cerita tentang cinta yang bekerja dalam diam, tentang kerjasama yang lahir dari kasih sayang, serta tentang kekuatan keluarga yang tumbuh dari kerja keras dan kebersamaan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectPemenuhan Nafkahen_US
dc.subjectHak dan Kewajiban Suami Istrien_US
dc.subjectWarung Madura 24 Jamen_US
dc.subjectqirā’ah mubādalahen_US
dc.titlePemenuhan Hak Dan Kewajiban Suami Istri Dalam Hal Nafkah Di Kalangan Pasangan Warung Madura 24 Jam Perspektif Qirā’Ah Mubadalah Di Kelurahan Pagentan Kecamatan Singosari Kabupaten Malangen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang