| dc.description.abstract | Pembelajaran bahasa Arab di pesantren, terutama di Ma’had Tahfidz Teh Samat Malaysia, memiliki tantangan tersendiri untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal kosakata bahasa arab. Tantangan yang dihadapi tidak hanya disebabkan oleh padatnya aktivitas hafalan Al-Qur’an, namun juga oleh kurangnya penerapan metode pembelajaran yang interaktif dan efektif dalam pengajaran kosakata bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan thoriqoh mubasyarah dan juga untuk mengetahui seberapa efektif metode Mubasyarah dalam meningkatkan hafalan kosakata bahasa Arab di Ma'had Tahfidz Teh Samat Malaysia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 34 siswa sebagai subjek penelitian. Penelitian ini dirancang dengan desain One-Group Pre-test-Post-test Design. Data dikumpulkan melalui tes hafalan kosakata (Pre-test dan Post-test),observasi serta angket untuk mengukur persepsi siswa terhadap metode ini.
Hasil penelitian yaitu pelaksanaan metode mubasyaroh untuk meningkatkan hafalan mufradat bahasa arab di ma'had tahfidz teh samat malaysia terdiri dari 8 tahap, dimulai dari pembukaan, pengenalan kosa kata secara kontekstual, pemantapan makna dengan isyarat dan konteks, latihan mendegar dan menirukan, penggunaan mufradat dalam kalimat, latihan dialog berpasangan atau kelompok, evaluasi sederhana, dan yang terakhir yaitu penutup, Adapun tingkat keefektivitasan yaitu penelitian ini menunjukkan bahwa metode Mubasyarah secara signifikan meningkatkan kemampuan hafalan kosakata bahasa Arab siswa. Analisis statistik menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai Pre-test (rata-rata = 78,62) dan Post-test (rata-rata = 91,76) dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini mendukung hipotesis alternatif (H1) yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam hafalan kosakata bahasa Arab setelah penerapan metode Mubasyarah, sementara hipotesis nol (H0) ditolak. | en_US |