Show simple item record

dc.contributor.authorBairi
dc.date.accessioned2026-07-29T02:13:20Z
dc.date.available2026-07-29T02:13:20Z
dc.date.issued2025-09-13
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/13903
dc.description.abstractDalam Islam memilih pasangan sangat dianjurkan, supaya tercapai tujuan dalam pernikahan yang berupa Sakinah, mawaddah dan warahmah. Dengan pesatnya media sosial semacam facebook dan whatsaap, di Desa Lerpak kabupaten Bangkalan, mulai banyak yang memanfaatkan media sosial dalam mencari pasangan. Tentu hal ini ada sisi positif dan negatifnya. Hal ini yang mendorong peneliti untuk tertarik mendalaminya dan meninjau dari hukum Islam. Konteks penelitian dalam tesis ini adalah (1) Bagaimana fenomena memilih pasangan di media sosial di Desa Lerpak Kecamatan Geger Bangkalan? (2) Apa saja dampak positif dan dampak negatif memilih pasangan di media sosial di Desa Lerpak Kecamatan Geger Bangkalan? (3) Bagaimana memilih pasangan melalui media sosial di Desa Lerpak Kecamatan Geger Bangkalan menurut perspektif hukum Islam? Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitan sebagai berikut: (1) Pencarian jodoh lewat media sosial di Desa Lerpak, mulai marak dan banyak yang melakukan. Media yang digunakan adalah facebook dan whatsaap. Dari media tersebut mereka melakukan penjajakan. Dari penjajakan tersebut ada yang sampai pada pernikahan dan pertunangan. Dan ada juga yang tidak berlanjut. (2) Dampak positif dari pencarian pasangan dimedia sosial di Desa Lerpak, adalah cepat dapat jodoh, lebih percaya diri, banyak pilihan, minim konflik dan tidak perlu perantara. Sedangkan dampak negativnya: pemalsuan identitas, salah penilaian, dan kurang kontrol.(3) Pencarian pasangan lewat media sosial hukumnya boleh, karena media sosial adalah media (wasail) dari pernikahan yang bisa dikembangkan. Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan tidak spesifik karena lewat media sosial bahkan bisa terjadi jika pencarian pasangan dilakukan secara langsung (ofline). Sehingga tidak keluar dari konsep maslahah sebab tidak melenceng dari maqhasid syari’ah yang lima yaitu: memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Kata Kunci: Memilih, Pasangan, Media sosial, Hukum Islamen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectMemilihen_US
dc.subjectPasanganen_US
dc.subjectMedia sosialen_US
dc.subjectHukum Islamen_US
dc.titleMemilih Pasangan Di Media Sosial Perspektif Hukum Islam (Studi Analisis Implikatif Di Desa Lerpak Kabupaten Bangkalan Madura)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang