| dc.description.abstract | Penguasaan keterampilan berbicara bahasa Arab (maharah kalam) merupakan kebutuhan mendesak dalam pendidikan Islam di Indonesia, khususnya di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Maka penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui penerapan strategi khitobah Arabiyah dalam pembelajaran maharah kalam, dan (2) untuk mengetahui efektivitas strategi tersebut dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif Eksperimen. Instrumen penelitian meliputi Pretest dan posttest, rubrik penilaian maharah kalam (mencakup aspek pelafalan, kelancaran, kosakata, dan ekspresi), lembar observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian adalah 25 siswa kelas II-V MI Nurul Huda Pajaran (teknik sampling jenuh). Data dianalisis dengan konversi skor, kategorisasi kemampuan, dan uji paired sample t-test. Kegiatan dilaksanakan dalam empat pertemuan intensif.
Hasil menunjukkan: (1) Penerapan strategi melalui empat tahap: penyusunan naskah tema "Orang Tua", pelatihan pelafalan fonem (ح, ع, ق), simulasi pidato dengan rekaman video, dan improvisasi; (2) Efektivitas terbukti dari peningkatan skor rata-rata 14,1 poin (t = 5,28; p = 0,002), penurunan kategori "Kurang" dari 48% menjadi 8%, serta peningkatan kelancaran (+15,6 poin) dan kosakata (+15,7 poin). Saran: Guru menggunakan pola kalimat wajib (contoh: "أنا + فعل"), madrasah membuat program berkelanjutan (kompetisi pidato), dan peneliti mengembangkan model hybrid (gabungan luring-daring). | en_US |